
Kerja keras Kontingen NPCI Kota Kediri membuahkan prestasi membanggakan. Berhasil meraih Juara Umum I dalam Kejuaraan Paralimpiade Provinsi (Keparprov) Jawa Timur tahun 2026, kontingen NPCI Kota Kediri mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam audiensi. Kontingen NPCI Kota Kediri diterima langsung di Balai Kota Kediri, Rabu (23/09/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyerahkan tali asih kepada kontingen NPCI Kota Kediri yang mengikuti ajang tersebut.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan kontingen NPCI Kota Kediri. Menjadi juara tentu bukan sesuatu yang mudah. Ada latihan, disiplin, perjuangan, bahkan mungkin ada rasa lelah dan tantangan yang harus dilewati,” ujarnya.
Mbak Wali mengatakan, Pemerintah Kota Kediri akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga. Menurutnya, atlet-atlet berprestasi perlu mendapatkan ruang untuk berkembang sehingga dapat terus mengharumkan nama Kota Kediri di berbagai ajang. “Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Pemerintah Kota Kediri akan terus mendukung pembinaan olahraga dan memberikan ruang bagi anak-anak Kota Kediri untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” tuturnya.

Wali kota termuda ini juga berpesan kepada para atlet untuk tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih saat ini diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi berikutnya dengan semangat yang lebih besar. “Terus berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Paling penting, kalian juga harus menjaga kesehatan,” pesan Mbak Wali.
Sementara itu, Asisten Pelatih NPCI Kota Kediri Mohammad Khoirul Anwar menjelaskan bahwa Kota Kediri memberangkatkan 10 atlet untuk mengikuti Keparprov. Namun, hanya sembilan atlet yang dapat bertanding karena satu atlet harus menjalani persiapan menghadapi agenda sepak bola cerebral palsy di Amerika. Dari sembilan atlet yang bertanding, Kota Kediri berhasil meraih sembilan medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dari cabang olahraga atletik. Persiapan menghadapi Keparprov tersebut telah dilakukan selama sekitar delapan bulan. "Salah satu tantangan dalam persiapan adalah adanya ketentuan batas usia. Jadi, akhirnya kita berinisiatif, karena atlet ini memiliki potensi, maka kita pindah ke kelompok usia senior. Kemarin yang berangkat ada atlet SMP, SMA, dan senior," jelasnya.
Mohammad Khoirul Anwar menambahkan, pada November mendatang Kota Kediri akan mengikuti Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda). Sejumlah evaluasi dari ajang sebelumnya akan menjadi bahan perbaikan, terutama terkait penambahan dan penyesuaian jam latihan serta peningkatan teknik atlet. Untuk Peparpeda, Kota Kediri memberangkatkan lima atlet, terdiri dari dua atlet cabang olahraga atletik dan tiga atlet cabang olahraga renang.
Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Khoirul Anwar bersyukur atas apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Kediri yang dinilai sudah cukup baik. Ia berterima kasih kepada Mbak Wali dan jajaran Pemkot Kediri karena telah memberikan ruang dan perhatian kepada atlet disabilitas melalui audiensi tersebut. "Terima kasih Mbak Wali dan jajaran atas pertemuan hari ini. Bagi kami ini menjadi pertanda keberadaan teman-teman disabilitas ini dianggap," pungkasnya.

Turut mendampingi, Kepala Disbudparpora Un Ahmad Nurdin beserta jajaran, dan kontingen NPCI Kota Kediri.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri