
KEDIRI KOTA - Bulan ini, siswa Kota Kediri dipastikan belum bisa menikmati fasilitas bus kota. Pasalnya, surat keputusan (SK) wali kota yang mengatur penggunaan bus masih belum turun.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Ferry Djatmiko melalui Kepala Bidang Angkutan Hari Edianto. “Ini kan aset pemerintah jadi perlu SK yang mengaturnya,” terang Hari saat dihubungi melalui ponselnya (3/7).
Karena itu, sebelum ada surat kelengkapan dari pemerintah kota, pihaknya masih belum berani melakukan uji coba. Sedangkan untuk kelengkapan surat dari kepolisian berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sudah selesai balik nama.
“Surat kelengkapan dari kepolisian sudah selesai, tinggal kelengkapan dari pemkot,” jelasnya. Rencananya Pemkot Kediri akan melaksanakan launching dan sosialisasi ke dinas pendidikan, dan sekolah-sekolah pada Agustus mendatang. Waktu itu dinilai pas karena hingga akhir Juli, siswa masih melakukan masa orientasi siswa. “Untuk tanggal pastinya menunggu situasi kondisi nanti,” urainya. Bagaimana dengan kondisi fisik bus? Menurut Hari, semua bus dalam kondisi prima. Pasalnya, seluruh bagian interior maupun eksterior merupakan barang baru. Sehingga sejak kedatangan bus pada pertengahan Mei lalu tidak ada bagian yang perlu dilakukan perbaikan. “Semua masih gress, baru, tidak ada yang perlu diganti atau diperbaiki,” tambah Hari.
Hanya saja jika diinginkan, nantinya akan ditambah aksesoris tambahan seperti parfum, maupun korden demi kenyamanan penumpang. Bagaimana dengan kejelasan trayek? Hari menegaskan bahwa untuk teknisnya masih akan dibahas dalam SK Wali Kota.
Meski begitu, ada rencana tiga bus tersebut akan dioperasikan di tiga kecamatan berbeda. “Masing-masing kecamatan akan dilewati satu bus sekolah,” urainya.
Untuk halte bus, Hari menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada persiapan bus. Pasalnya perlu anggaran tersendiri untuk membuat halte. Tidak hanya itu, pihaknya masih akan melakukan survey terhadap titik kumpul siswa pada umumnya sehingga nantinya pembangunan halte menjadi efektif. “Kita jalankan busnya dulu, sekalian lakukan survey,” tegasnya.
Untuk diketahui, Pemkot Kediri menerima tiga unit bus dari Pemerintah Pusat awal Juli lalu. Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dishubkominfo menyabet penghargaan wahana tata nugraha (WTN) bidang lalu lintas selama tiga tahun berturut-turut. Saat ini, kendaraan tersebut masih disimpan di kantor Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri di Jalan PK Bangsa.