Foto: Andhika Dwi/detikcomKediri - Kediri, kota dengan 3 kecamatan di Jawa Timur, punya cara tersendiri agar perekaman data penduduk bisa kelar sebelum 30 September 2016 sesuai target nasional. Mereka menggunakan mobil keliling Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Mobil Elf berwarna biru ini dimodifikasi sedemikian rupa agar mampu mengangkut alat perekam e-KTP. Mobil berkeliling dari satu kelurahan ke kelurahan lain. Ada 5 orang di dalamnya, di antaranya petugas register, bagian cetak, customer service, dan pengaduan.
| Foto: Andhika Dwi/detikcom |
Satu bulan terakhir mobil ini lalu lalang di berbagai sudut kota. Cukup dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga, menunggu dipanggil, dan KTP pun jadi.
"Nanti tak hanya 46 kelurahan, warga yang sakit akan didatangi," kata Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Ida Indriyati, Senin (29/8/2016).
Untuk Minggu, mobil beroperasi di lokasi Car Free Day jalan Dhoho, Kota Kediri. Namun untuk jadwal pastinya, Dispenduk melihat situasi. Terutama dari sisi jumlah pemohon.
Penduduk Kota Kediri berjumlah 313.659 jiwa. Dispenduk cukup kewalahan. Petugas kurang banyak.
"Hari ini saja, sudah 400 orang pemohon. Itu di kantor. Belum di lapangan yang biasanya 100 pemohon," jelas Ida.
| Foto: Andhika Dwi/detikcom |
Joko, warga Kelurahan Banjaran, mengaku sangat senang dengan adanya pelayanan e-KTP keliling. Selain mudah, juga tidak dipungut biaya.
"Harusnya cepat. Tapi karena data saya berubah, jadi agak lama. Nunggu 10 hari," ucap Joko.