Menurut Sulistiyo, salah satu penjual kambing kurban, yang mangkal di Jalan Wakhid Hasyim Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri , sejauh ini hewan kurban dagangannya mayoritas dikirim dari wilayah Trenggalek. Untuk menjaga kesehatan dan serangan penyakit, dirinya lebih memilih memberikan pakan ternak alami .
“Kalau pakan alami, hasil dagingnya saat disembelih tidak mengandung kimia dan lebih keset dibandingkan asupan makanan konsentrat,” ungkapnya, Senin (5/9/2016).
Lebih jauh Sulistiyo menegaskan, untuk harga hewan kurban kebanyakan dibandrol dengan hargar berkisar Rp. 2 juta sampai Rp. 3 juta. Kalau mengacu permintaan memang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. “ Saya perkirakan, 100 ekor bisa habis dalam 2 pekan jelang lebaran kurban nanti," pungkasnya.