
Bukan hanya peluncuran bus gratis saja, Dishub Kota Kediri juga meresmikan pusat pengendalian lalulintas terpadu dan aplikasi Transinfo Kota Kediri yang bisa didonwload melalui Play store.
Harapanya, peresmian bus angkutan umum perkotaan dan aplikasi itu, bakal melengkapi transportasi massal bagi pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri. Meski sebelumnya pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri, sudah mendapatkan fasilitas gratis angkutan MPU.
Kepala Dishub Kota Kediri, M Fery Jatmiko, mengatakan, pihaknya berharap, angkutan massal bus gratis untuk pelajar dan mahasiswa ini dapat mengurangi terjadinya kemacetan dan kecelakaan di Kota Kediri.
“Angkutan kota gratis sebenarnya sudah digulirkan sejak 2015. Saat ini dimulai angkutan bus umum perkotaan untuk pelajar dan mahasiswa. Kami berharap, adanya angkutan gratis untuk pelajar angka kecelakaan lalulintas pelajar mengalami penurunan," ungkapnya.
Terpisah, ditempat yang sama, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengatakan, pihaknya berharap, dengan mulai dioperasikannya bus sekolah dapat lebih melayani masyarakat meski jumlahnya masih 3 unit.
“ Upaya ini dilakukan juga untuk mensikronisasikan progam Pemkot Kediri untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan Harmoni Kediri the Service City “ harapnya
Sementara, bersamaan peresmian bus gratis juga mulai dioperasikannya aplikasi transinfo Kota Kediri, yang memberikan informasi lokasi 15 persimpangan yang rawan laka dan kemacetan.
Ditambah lagi, kamera pemantau dapat dimanfaatkan untuk melacak pelaku kasus kriminal yang terjadi di dalam kota yang dapat terdeteksi dari kamera CCTV.
Untuk diketahui mulai dioperasionalnya bus sekolah gratis tersebut ditandai dengan pemecahan kendi oleh Walikota Kediri . Selanjutnya, Kapolres Kediri, AKBP Wibowo dan perwakilan pelajar serta tamu undangan juga mencoba naik bus sekolah dengan berkeliling kota.