SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengadakan sosialisasi penyebarluasan informasi potensi bencana di SDN Betet 1, Kecamatan Pesantren, Selasa (22/11/2016).
Kegiatan sosialisasi dilakukan di SDN Betet 1 yang menjadi sekolah inklusi yang sedang berkembang maju di Kota Kediri. Peserta sosialisasi ini melibatkan siswa dan guru pembimbing untuk pengenalan potensi bencana seperti bencana alam, kebakaranmaupun kejadian sosial.
"Siswa dan guru kami ajarkan praktik langsung pemadaman ringan menggunakan tabung dan karung goni yang telah dibasahi air," jelas Syamsul Bahri, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri.
Dalam sesi praktik, siswa diajari memadamkan api yang berkobar di tong dengan karung goni yang telah dibasahi dengan air.
Selain itu juga diajari pemadaman kebakaran menggunakan tabung PMK. Praktik penyemprotan dilakukan siswa didamping petugas dari BPBD.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat usia dini agar mengenal jenis bencana. Selain itu juga terampil dalam menangani kebakaranringan yg terjadi di sekitar tempat tinggalnya.
Sementara Kepala SDN Betet 1, Sutyadi, berterima kasih kepada pemerintah kota dan BPBD Kota Kediri yang telah memberikan perhatian khusus kepada sekolah inklusi. Diharapkan materi sosialisasi mampu dipahami dan diterapkan bila terjadi bencana.
Peserta sosialisai ini siswa kelas 4 hingga kelas 6 diikuti guru pendamping masing-masing kelas. Diharapkan, dengan pemahaman yang positif terkait kebencanaan, mampu dengan baik dan benar menghadapi dan menanggani bencana dengan mengurangi risiko korban jiwa dan benda berharga.