Akhirnya Semua Rumah di Eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri Rata Dengan Tanah

Kediri Dalam Berita | 02/02/2017

Surya Malang

Akhirnya Semua Rumah di Eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri Rata Dengan Tanah
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Kondisi eks lokalisasi Semampir, Kota Kediri setelah pembongkaran rumah di kawasan tersebut, Kamis (2/2/2017). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI – Akhirnya semua sisa bangunan yang masih tersisa di eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri dibongkar, Kamis (2/2/2017). Sebelum digusur, warga minta waktu untuk membongkar sendiri rumahnya.

Ada sekitar 14 rumah di eks lokalisasi Semampir yang belum sempat dibongkar pada penggusuran tahap pertama. Karena lokasi bangunan ini berada di perbatasan antara lahan milik Pemkot Kediri dengan lahan sertifikat milik warga.

Karena lokasinya di perbatasan, bangunan itu tidak digusur saat penggusuran tahap pertama pada Desember 2016. Setelah diukur ulang, baru dipastikan tapal batas tanahnya.

Mayoritas bangunan tersebut masih ada penghuninya. Sebagian lainnya sudah dikosongkan, namun rumahnya belum dibongkar.

Petugas Satpol PP bersama petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri kemudian mendatangkan alat berat untuk membongkar bangunannya.

Namun, warga yang masih menghuni minta waktu untuk membongkar sendiri rumahnya.

“Kami sempat mencegah Satpol PP yang mau merobohkan rumah menggunakan alat berat,” ungkap Mansur, mantan pengurus RT Semampir kepada SURYAMALANG.

Mansur beralasan banyak material berharga yang masih dapat dimanfaatkan pemilik rumah. Material tersebut seperti kusen pintu, genteng, asbes, dan kayu kerangka rumah.

“Kami minta waktu untuk bongkar sendiri. Kalau dibongkar menggunakan alat berat akan rusak semua,” tambahnya.

Kabag Humas Pemkot Kediri, Apip Permana menjelaskan bangunan yang dibongkar saat ini melanjutkan pekerjaan yang ditunda pada pembongkaran pertama eks lokalisasi Semampir.

“Dulu belum sempat dibongkar karena bangunannya masih dimanfaatkan untuk menyimpan barang milik warga. Bangunan yang dibongkar ada di lahan milik Pemkot Kediri,” jelasnya.

Untuk makam Punden Eyang Putri di tengah kawasan eks Lokalisasi Semampir, pihaknya belum berencana memindahkannya.

Sementara itu, Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DKP Kota Kediri, Roni Yusianto menyebutkan pihaknya hanya menyiapkan alat berat untuk membongkar bangunan.

“Untuk pembongkaran bangunan bagiannya Satpol PP,” jelasnya.

Penggusuran sisa bangunan di eks Lokalisasi Semampir berjalan lancar setelah warga diberi kesempatan untuk membongkar sendiri rumahnya.

Petugas dari PLN terlihat memutus instalasi sambungan kabel listrik ke rumah warga yang bakal digusur. Salah satu bangunan yang digusur bekas Balai RW Semampir yang sebelumnya difungsikan untuk kegiatan konveksi.