Wali Kota Kediri Datangi Rumah Anak-Anak Punk, Apa Tujuannya?

Kediri Dalam Berita | 23/02/2017

Surya Malang

 
Wali Kota Kediri Datangi Rumah Anak-Anak Punk, Apa Tujuannya?
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berkunjung ke rumah anak punk untuk memberi bantuan, Rabu (22/2/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengunjungi rumah anak punk. Salah satu rumah yang dikunjungi adalah rumah Bagas (14) di Jl Corekan Raya Gang Seruni, Rabu (22/2/2017).

Pada kunjungan itu Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu itu juga memberi nasehat kepada Bagas untuk terus belajar. Selain itu juga diserahkan bingkisan sembako untuk keluarganya.

Upaya ini diharapkan mampu mengajak anak-anak punk keluar dari dunia jalanan. Pendekatan layaknya keluarga ini diharapkan membuat anak anak punk mau untuk berubah.

Bagas merupakan salah satu remaja yang biasa tergabung dalam komunitas anak punk di Kota Kediri. Komunitas ini biasa melakukan kumpul-kumpul bersama rekan komunitasnya dari berbagai kota.

Bagas yang putus sekolah sejak kelas 5 SD merupakan salah satu peserta rehabilitasi serta mengikuti kejar paket dan pelatihan desain.

Wali Kota juga sempat bertanya apa cita-cita Bagas nanti? Dengan wajah tersipu Bagas menjawab ingin menjadi pengusaha sablon atau digital printing.

Mas Abu kemudian menyarankan Bagas untuk terus belajar dan berlatih membuat desain di rumah rehabilitasi anak punk. "Pesan saya jangan mengamen lagi ya," ungkapnya.

Pemkot Kediri, kata Wali Kota, akan melakukan jemput bola dalam menangani anak punk. Pendekatan yang dilakukan secara kekeluargaan supaya anak-anak punk dapat berubah.

Sementara Heri Nurdianto dari LPA Kota Kediri menyebutkan, kunjungan Wali Kota ke rumah anak punk merupakan bentuk komitmen dalam penanganan anak-anak yang bermasalah.

Selain mengunjungi rumah anak punk, Wali Kota juga mendatangi rumah anak penderita difabel di Kelurahan Burengan. Dengan memiliki akte kelahiran meski menyandang difabel tapi dapat bersekolah.