Hari Tuna Rungu Internasional, Pemberian Fasilitas dan Bentuk Kegiatan Terus Disupport

Kediri Dalam Berita | 28/09/2015

Kediri (Kedirijaya.Com)– Peringatan Hari Tuna Rungu Internasional yang digelar di Kota Kediri, beragam kostum dari sejumlah kelompok peserta dari sejumlah kota di Jawa Timur ikut hadir. Kegiatan yang di Gelar oleh Gerakan Penyandang Cacat Indonesia (Gerkatin) Jawa Timur, Minggu (27/9/15) bertempat di Lokasi Wisata Tirtoyoso Kota Kediri. Beragam acara mulai karnaval, fashion show, pameran UMKM hingga penampilan para penyandang cacat dalam bermain musik dan olah vokal. Rangkaian kegiatan di atas terangkum dalam sosialisasi bahasa isyarat bagi penyandang cacat. Dalam sambutannya, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengaku cukup bangga dan siap membantu memberikan fasilitas atas segala bentuk kegiatan. Bahwa setiap manusia berhak menjadi juara atas apapun tindakan atau hasil yang didapat.

Ratusan penyandang cacat tergabung dalam Gerkatin, Minggu pagi memenuhi ruas jalan utama di Kota Kediri, dengan beragaman kostum, spanduk, poster dan tidak lupa bendera merah putih, sebagai bentuk kebanggaan sebagai Warga Indonesia. Pada sepanjang jalan, peserta karnaval memberikan souvenir bunga terbuat dari kain yang merupakan hasil karya para penyandang cacat.

Walikota Kediri Mas Abu sebutan Walikota Termuda ini dalam persiapan pemberangkatan, menyatakan bangga atas keberadaan Gerkatin ini dan atas nama Pemerintah Kota akan siap membantu memberikan dukungan penuh atas segala bentuk kegiatan para penyandang cacat.

“Mereka juga layak menjadi juara, atas apa yang dilakukan dan hasil yang selama ini mampu dirasakan semua orang. Saya atas nama kepala daerah, merasa bangga dan siap memberikan fasilitas demi suksesnya Gerkatin khususnya di Kota Kediri,” jelas Mas Abu.

Ketua DPD Gerkatin Jawa Timur, Yuyun Masruroh menyatakan terima kasih kepada semua pihak atas peringatan Hari Tuna Rungu Internasional dan segala bentuk kegiatan yang dimeriahkan para perwakilan peserta dari DPC Gerkatin se – Jawa Timur.

“Kami mengucapkan terima kasih, dengan suksesnya acara ini dan berharap keberadaan penyandang cacat mampu diterima apalagi dengan telah ditetapkan bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi,” jelas Yuyun.(gr)