Kandidat Wali Kota Kediri 2018, Hanya Incumben yang Berani Bersuara

Kediri Dalam Berita | 28/04/2017

 

 

Realita ) - Calon Wali kota Kediri belum ada yang berani bersuara. Hanya Abdullah Abu Bakar (Wali Kota Kediri saat ini) saja yang siap maju di Pilwali Kota Kediri pada 2018 nanti. Padahal estimasi KPUD kota Kediri pada bulan September 2017 nanti sudah masuk penyusunan regulasi tata cara Pilwali.

Agus Rofik, Ketua KPUD kota Kediri mengatakan, jika sampai saat ini untuk tahapan Pilwali masih menunggu aturan dari KPU RI.

"Kalau masalah tahapan kita masih belum berani mengatakan mas masih nunggu KPU RI," ungkap Agus Rofik,  Kamis (27/04).

Lebih lanjut Agus Rofik menjelaskan jika estimasi KPUD kota Kediri untuk tahapan Pilwali dimulai pada bulan September 2017. "Untuk tahapan Pilwali,  estimasi kami pada bulan September 2017," kata Agus. 
Dan untuk tahapan awal nanti akan dilakukan regulasi tatacara pemilihan dan pendaftaran calon walikota. Sementara untuk Pemilihan Walikota Kediri nanti jatuh pada bulan Juni 2018. 
Terpisah, dari sekian banyak isu yang berkembang di masyarakat kota Kediri, khususnya siapakah nanti yang menjadi walikota Kediri berikutnya, hanya Abdullah Abu Bakar yang berani mengatakan jika dirinya siap maju pada Pilwali 2018 nanti.

"Saya siap maju lagi jika warga kota Kediri masih percaya pada dirinya dalam memimpin kota Kediri," ungkap Abdullah Abu Bakar.
Abdullah Abu Bakar Juga mengatakan jika sudah ada beberapa partai Politik yang memintanya untuk kembali memimpin kota Kediri pada 2018 nanti. "Sudah ada beberapa parpol yang mengajak saya berbicara untuk Pilwali kota Kediri 2018 nanti," kata Abdullah.
Parpol menilainya dan memintanya dirinya maju pada Pilwali kota Kediri 2018 , melihat dari beberapa program saya yang berhasil. Sementara untuk pasangannya nanti, Abdullah Abu bakar masih belum berani menyebutkan. "Saya belum berani menyebutkan yang jelas untuk saya sendiri sudah siap entah siapa nanti wakilnya pokoknya bisa semisi dan sevisi," pungkas Abu