
KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota Kediri berikan hibah pada KONI Kota Kediri pada tahun 2017 sebesar Rp 10 miliar seperti tahun sebelumnya. Anggaran tersebut nantinya bakal dipakai pembinaan 37 cabang olah raga yang ada di KONI kota kediri selama satu tahun. Dan pada saat ini KONI kota Kediri menduduki peringkat ke-3 se-Jatim
Heru Marwanto, Ketua Umum KONI kota Kediri mengatakan, suport dan dukungan dari pemerintah kota Kediri sangat dibutuhkan, agar KONI kota Kediri bisa menjadi yang terbaik pada tahun 2017 ini.
Heru juga mengatakan jika pada tahun 2016 lalu anggaran hibah yang diberikan oleh pemerintah kota Kediri sama yaitu Rp 10 miliar, namun hanya terserap 98% karena kendala beberapa hal dalam Cabor yang ada di kota Kediri.
"Memang tahun 2016 kemarin pihak KONI hanya bisa menyerap 98% dan sisanya 2% telah terjadi Silpa," ungkap Heru dalam sosialisasi Hibah di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Kamis (27/04).
Sementara itu Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri, sangat mengapresiasi kegiatan KONI dalam mengharumkan nama kota Kediri melalui olah raga.
"Walaupun saat ini KONI kota Kediri masih dalam peringkat nomor 3 se-Jatim, namun saya sangat berterimakasih karena nama kota Kediri jadi harum melalui olah raga," ungkap walikota saat memberikan sambutanya di depan pelatih dan pengurus Cabor KONI kota Kediri.
Walikota juga meminta pada para coach atau pelatih dan pengurus Cabor untuk banyak membuka Youtube agar bisa memberikan pelatihan pada atlit dengan terobosan internasional dalam. memberikan strategi nantinya.
"Pembinaan dari tahun tahun ke tahun lebih baik, melatih tidak monoton dan juga penuh strategi," kata walikota.
Walikota juga berpesan pada pengurus serta pelatih KONI kota Kediri , agar menjaga kekompakan dan jangan ada gejolak didalam tubuh KONI kota kediri serta kenalkan olah raga di masyarakat jangan hanya berlatih dan sembunyi.
"Kalau bisa pamerkan olahraga dalam acara carfreeday setiap Minggu, jangan KONI eklusif namun inklusif," kata Mas Abu.
Walikota juga berharap KONI kota Kediri lebih giat lagi dan membangun kota Kediri dengan olah raga. "Evaluasi itu gampang namun juga berat melakukanya namun hasilnya pasti maksimal," pungkas walikota