Wawali Kediri Bangga Markaz Tallaqi Cetak Generasi Penghafal Al Quran

Kediri Dalam Berita | 07/06/2017

Wawali Kediri Bangga Markaz Tallaqi Cetak Generasi Penghafal Al Quran
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) -- Suasana berbeda terasa di Masjid Agung Kota Kediri siang hari ini (6/6/2017). Ratusan orang berbondong-bondong memadati masjid ini, untuk mengikuti talk show bersama keluarga penghafal Al-Qur'an termuda dunia dari Mesir.

Kedatangan penemu metode tahfidz untuk balita Kamil El-Laboody  inipun direspon  luar biasa oleh para pencinta al-Qur’an di Kediri .

Dengan tema amazing Ramadhan keluarga penghafal Al- Qur'an, acara diawali dengan penampilan beberapa murid Markaz Talaqqi yang melafalkan bacaan surat An-Naba, dilanjutkan tanya jawab  dengan audiens seputar hafalan surat dalam Al- Qur'an.

Hadir dalam acara ini Wakil Walikota Kediri, Hj.Lilik Muhibbah yang menyampaikan rasa bangga kepada Markaz Tallaqi sahabat Al-Qur'an yang telah berhasil membantu menghasilkan generasi penghafal Al- Qur'an sejak dini.

"Ini ternyata benar-benar ada, kalau sebelumnya saya hanya mendengar metode ini digunakan oleh Imam Syafi'i, ternyata metode ini pun bisa diterapkan di zaman modern ini. Semoga dengan  kehadiran hafidz dari Mesir di Kota Kediri ini, bisa memberi motivasi lebih kepada para orang tua, wali santri  agar anak-anaknya diarahkan untuk bisa lebih mencintai  Al Qur’an,"  tutur Wakil walikota Kediri.

Wakil Walikota Kediri Ning Lik menambahkan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, banyaknya isu-isu negatif. Ning berharap  acara seperti ini bisa mendukung kemajuan Kota Kediri, bisa lebih baik lagi, menciptakan generasi -generasi  lebih berakhlak. Lebih lanjut Ning Lik berharap  metode seperti ini akan terus berkembang.

Perlu di ketahui, kedatangan Dr.Kamil sekeluarga ke Kota Kediri ini, membawa serta istri, Dr Rasya Abdul Mun’in El-Gayyar dan juga ketiga anaknya yang sama-sama hafidz Quran, yakni Tabarak Kamil el-Laboody, Yazid Tamamuddin el-Laboody, dan Zeenah el-Laboody.

Mereka merupakan hafidz Qur’an sejak berusia 4,5 tahun. Dan Dr. Kamil sendiri bukan seorang sarjana agama, tetapi seorang sarjana farmasi. Namun kemampuannya di bidang agama, terutama alQur’an tak diragukan lagi.

Acara talk show yang menghadirkan hafidz (penghafal) Al Qur'an ini diikuti oleh santri wali santri dari Markaz talaqqi serta masyarakat umum baik dari Kota Kediri dan sekitarnya, serta di hadiri oleh perwakilan dari kantor Kemenag Kota Kediri.