Walikota Kediri Mas Abu Dukung Pembangunan Kembali Masjid Auliya’

Kediri Dalam Berita | 09/06/2017

DIRESMIKAN : Didampingi para ulama Kota Kediri, Walikota Kediri Mas Abu meresmikan pembangunan kembali Masjid Auliya’ (duta/Nanang Priyo)

Duta.co Berita Harian Terkini

 

KEDIRI | duta.co- Harapan besar disampaikan Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat Meresmikan pembangunan Kembali Masjid Auliya’ di Kelurahan Setono Gedong Kecamatan Kota Kediri, Kamis (8/6/2017). Orang nomor satu Kota Kediri ini mengaku bangga dengan kemegahan bangunan ini dan akan mendukung hingga terselesaikan, untuk bisa digunakan sebagai tempat ibadah dan utamanya sebagai lembaga syiar.

Dihadiri, sejumlah tokoh ulama diantaranya KH. Anwar Mansur, Ketua PCNU, KH. Abu Bakar Abdul Djalil, seluruh pejabat teras Pemerintah Kota Kediri serta Wakil Walikota, Hj. Lilik Muhibbah, pembangunan Masjid Auliya’ sempat berhenti, diharapkan dapat diteruskan dan segera mampu menampung jamaah ataupun umat bertakziah ke lokasi makam para Wali Alloh.

Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Auliya’, H. Muhajir menegaskan atas tetap mempertahankan keberadaan pintu sembilan pada bangunan pokok masjid ini. Dengan dibangunnya masjid ini berkat bantuan dari para Hamba Alloh, diharapkan mampu membuka lahan ekonomi pada warga setempat serta dijadikan lembaga pendidikan moral bagi generasi muda.

“Pada pembangunan kali ini, kami mendapatkan banyak sumbangan baik uang maupun material dari para Hamba Allah. Kami berharap bangunan yang berdiri tiga lantai nanti, bisa menampung ribuan jamaah yang ingin beribadah di kawasan Makam Auliya’,” jelas Muhajir.

Atas dibangunnya kembali masjid ini, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Djalil untuk dikelola dengan baik didukung manajemen yang mampu dipertanggungjawabkan dalam bekerja.

“Kami berharap segera dibentuk struktur organisasi, kemudian tekhnis penggelolaan masjid dan perlu direncanakan adalah masjid bukan sekedar tempat ibadah, namun juga sebagai pusat ekonomi dan pendidikan bagi anak – anak,” tutur Gus Ab, sebutan akrab Ketua PCNU.

Sebelum menutup sambutannya, tokoh NU ini meminta pihak takmir untuk memasang kamera pengawas keamanan (CCTV), menyediakan tempat sandal atau sepatu, sementara terkait pembangunan fisik setidaknya untuk cat tembok untuk segera diselesaikan agar segera bisa dipergunakan di tengah proses pembangunan.

Giliran Walikota Kediri, sempat melontarkan bahwa dirinya sejak awal telah mendengar sedikit keributan di awal pembangunan. Harapan Mas Abu, bahwa Masjid Setono Gedong harus berdiri megah ditengah banyaknya jamaah yang berdatangan.

“Saya sejak awal terus mengikuti pembangunan masjid ini, saya merasakan langsung bagaimana jamaah yang penuh dan masjid tidak mampu menampung umat yang beribadah. Dengan pembangunan 3 lantai ini, diharapkan menjadikan jamaah merasa nyaman dan khusyuk dalam beribadah,” ungkap Mas Abu.

Mas abu pun secara spontan mengucapkan jika dirinya dicatat sebagai penyumbang pertama dalam pembangunan kembali nanti.

“Seperti dawuhnya Mbah Kyai Anwar, bahwa keberadaan masjid mampu meredam kemaksiatan,” ucap Walikota Kediri. Acara peresmian ditandai dengan pemukulan bedug dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Walikota Kediri.