Simpang Mengkreng Jadi Atensi Dishub Saat Arus Mudik

Kediri Dalam Berita | 14/06/2017

  • Simpang Mengkreng Jadi Atensi Dishub Saat Arus Mudik
 

KBRN, Kediri: Dinas Perhubungan Kota Kediri akan merekayasa beberapa jalur yang dimungkinkan terjadi kemacetan saat arus mudik Lebaran. Dimana, Simpang Mengkreng juga masih menjadi atensi Dishub Propinsi Jatim, akan membludaknya penumpukan kendaraan.

Dari kondisi itu, mayoritas kendaraan diprediksi bakal masuk ke wilayah Kota Kediri, hingga Dishub Kota Kediri membuat beberapa jalur alternatif, yang diperuntukkan bagi mobil pribadi maupun sepeda motor.

Fery Djatmiko Kepala Dinas Perhubungan melalui Kabid Menagemen Angkutan Dishub Kota Kediri Bambang menjelaskan, pada H- 7 serta H+ 7 Lebaran, angkutan barang berkapasitas 8 Ton dilarang masuk jalur Nasional guna mengantisipasi kemacetan.

Untuk itu, pihak Dishub kota Kediri sudah melakukan antisipasi adanya kendaraan yang terjebak kemacetan dijalur Mengkreng menuju Kota Kediri dengan merekayasa jalur lalu lintas.

"Khususnya, kendaraan yang akan mengarah ke Nganjuk pasti akan mencari jalur alternatif dengan melintas Perempatan Semampir. Dan,  perempatan Mrican hingga perempatan Banyakan. Kalaupun masih terjadi penumpukan kendaraan, kita akan membuat beberapa jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan diperempatan Mrican," kata Bambang, dikantornya Selasa (13/6/2017).

Menurutnya, potensi kemacetan akan terjadi dibeberapa simpang yang tak sebidang dan utamanya menjadi atensi Dishub Propinsi dan Ditlantas Polda, terdapat di simpang Mengkreng.Dari kondisi ini, secara otomatis pasti akan diarahkan ke Kota Kediri apabila penumpukan kendaraan.

"Apabila masih terjadi penumpukan kendaraan di Simpang Mrican, Kota Kediri yang dari arah Nganjuk, kita sudah mencarikan jalur alternatif melalui jalur alternatif wilayah Banyakan dan sudah kami pasang juga rambu penunjuk arah, supaya bisa menjadi tumpuan para pengguna jalan," urainya.

Sementara, lanjut Bambang, untuk kendaraan besar angkutan barang yang masih boleh melintas, meliputi kendaraan pengangkut sembako, obat obatan dan BBM. 

"Solusinya, kita akan beritahu pihak perusahaan, supaya melintas dijam tertentu dan bisa melihat aplikasi jalur lalulintas yang dimiliki Dishub Kota Kediri, yang bisa didonwload melalui Play store," tutupnya. 

Tidak ada artikel terkait