Kediri (beritajatim.com) - Mendekati Hari Raya Idul Adha, pasokan hewan kurban jenis kambing dan sapi ke Kota Kediri mengalami peningkatan hingga 30 persen dari hari biasa. Pada momentum seperti ini juga muncul para pedagang musiman berusaha mencari keuntungan dengan memborong hewan untuk dijual ke luar daerah.
Berdasarkan data dari Pasar Hewan di Jalan Raung, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri menyebutkan, satu minggu menjelang Hari Raya Kurban ini telah terjadi peningkatan jumlah hewan kambing dan sapi yang masuk ke pasar. Pasokan kambing yang biasanya hanya 250 hingga 300 ekor, kini naik menjadi 300 hingga 390 ekor tiap hari pasaran wage dan pahing. Sedangkan pasokan sapi dari 20 hingga 30 ekor, kini menjadi 26 hingga 39 ekor di hari pasaran wage dan pahing. Kenaikan jumlah pasokan ini dipengaruhi tingginya permintaan oleh masyarakat.
Bersamaan dengan kenaikan suplay hewan kini juga mulai muncul beberapa pedagang musiman yang membeli kambing dan sapi dalam jumlah besar. Seperti pengalaman tahun sebelumnya, mereka memborong hewan kurban untuk dikirim ke luar daerah mulai dari Kota Surabaya hingga Ibu Kota Jakarta. Menurut pihak pasar hewan, baru-baru ini menerima permohonan surat jalan satu orang pedagang yang hendak mengirimkan 30 ekor kambing ke Surabaya.
"Untuk saat ini baru satu orang pedagang yang minta surat jalan untuk mengirimkan kambing ke Surabaya. Biasanya ada pedagang lain yang juga meminta surat jalan. Kalau tahun lalu ada yang mengirimkan 30 ekor sapi ke Jakarta," kat Shaenudin, selaku Koordinator Pasar Hewan Jalan Raung Kota Kediri, Kamis (24/8/2017).
Menurut Shaehudin, ada kurang lebih 200 pedagang yang biasanya bertransaksi di pasar ini. Pedagang berasal dari Kediri. Kebanyakan adalah pedagang lama yang sudah biasa melakukan aktivitas jual-beli, namun beberapa memang pedagang musiman.
Pasar Hewan tidak terlalu mencermati jumlah pedagang hewan, karena kewenangannya hanya memungut retribusi bagi pedagang kios dan jumlah hewan yang keluar setelah terbeli. Sementara penentuan hari hewan seutuhnya dari kesepakatan yang dibuat antara pedagang dan pembeli, tanpa campur tangan pasar.
Sebagaimana diketahui, untuk harga hewan kurban jenis kambing dan sapi disini sudah mengalami peningkatan hingga 5 persen sejak seminggu terakhir, dengan selisih kenaikan antara Rp 200 ribu untuk kambing dan Rp 1 juta per ekor untuk sapi dari hari biasa. Untuk hewan yang diperjual belikan di pasar ini umumnya dari peternak lokal Kediri, dan khusus untuk hewan kambing sebagian disuplai dari daeran Blitar dan Malang.
