Wali Kota Kediri Lauching Gerakan Bangun Karakter Anak Lewat Huruf Hijaiyah

Kediri Dalam Berita | 22/09/2017

Surya

Wali Kota Kediri Lauching Gerakan Bangun Karakter Anak Lewat Huruf Hijaiyah
 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melihat hasil kerja siswa menebali huruf hijaiyah di Stadion Brawijaya, Kamis (21/9/2017). 
 

SURYA.co.id | KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melaunching Gerakan Membangun Karakter Anak melalui menulis Alquran.

Gerakan ini dimulai dengan menebali huruf hijaiyah di Stadion Brawijaya, Kamis (21/9/2017).

Kegiatan untuk membangun karakter anak ini diikuti ribuan peserta. 
Acara ini merupakan awal dari revolusi mental yang selama ini dihimbau Presiden Joko Widodo.

 

"Revolusi mental bisa dimulai dari mana saja. Salah satunya dimulai dari membangun karakter agama anak seperti yang kita lakukan saat ini," tandas Mas Abu, sapaan akrabnya.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan Kota Kediri akan memiliki generasi penerus yang pintar, bermental sosial serta memiliki akhlakul karimah yang diwujudkan dalam generasi cinta Al Quran.

Mas Abu juga mengatakan, kegiatan ini dimulai bertepatan pada hari pertama tahun baru Islam 1.439 H.

"Kita mengisi tahun baru Islam dengan kegiatan positif seperti dengan dilaunchingnya gerakan ini dihari pertama tahun baru Islam," ungkapnya.

Wali kota juga menghimbau para orangtua selalu mengawasi anak di era kemajuan teknologi seperti saat ini.

"Kita diberikan anugerah anak-anak yang cerdas dan pintar. Namun teknologi tetap memiliki dampak negatif dan postif dimana dalam penggunaanya kita harus selalu mengawasinya," harapnya.

Sementara Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat melaunching, membacakan 17 karakter anak yang dapat dibentuk melalui menebali huruf hijaiyah.

Di antaranya, terbiasa suci, konsisten, konsentrasi, sabar, teliti dan jeli, sidiq, amanah, ikhsan, ulet, patuh, setia, mandiri, tenang, hati-hati, teratur dan mawas diri.

Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Kota Kediri, Agus Suharmadji menjelaskan, setelah launching, gerakan ini akan diteruskan dengan dijadikan tugas yang diparaf oleh wali murid kemudian guru lalu juga diteruskan di TPQ.

Anak-anak akan diberikan sertifikat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Agama Islam (MGMPAI) apabila dapat mengkhatamkan setiap juz.

Usai melaunching dengan menabuh bedug dan melepaskan balon ke udara, Abu dan Wawali Lilik Muhibbah sempat memeriksa hasil pekerjaan siswa menebali huruf hijaiyah.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota KediriAhmad Zuhri.