Warga Tidak Mampu di Kota Kediri akan Didata Ulang

Kediri Dalam Berita | 28/09/2017

ANTARA News Jawa Timur

Warga Tidak Mampu di Kota Kediri akan Didata Ulang
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menghadiri kegiatan penyerahan hibah atau bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) 2017 di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (27/9). (Foto Asmaul Chusna)
 
 Saya meminta tolong di cek lagi, apa ada warga yang tidak mampu dan belum dibantu. Jika ada besok harus dapat bantuan. Sayang dan kasihan orang yang tidak mampu jika tidak dibantu
 
Kediri (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri, Jawa Timur, Abdullah Abu Bakar meminta lurah ikut membantu mendata ulang warga miskin, sehingga semuanya bisa terdata agar bisa mengambil kebijakan tepat sasaran.

"Saya meminta tolong di cek lagi, apa ada warga yang tidak mampu dan belum dibantu. Jika ada besok harus dapat bantuan. Sayang dan kasihan orang yang tidak mampu jika tidak dibantu," katanya saat menghadiri kegiatan penyerahan hibah atau bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) 2017 di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu.

Ia mengatakan, pemerintah kota memberikan prodamas yang dikelola setiap RT di seluruh Kota Kediri dengan besar hingga Rp50 juta per tahun. Selain untuk pembangunan fisik, anggaran itu juga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi dan sosial, termasuk memberikan bantuan untuk warga kurang mampu.

Wali Kota juga intensif memantau perkembangan seluruh kota, apakah sarana dan prasarana sudah diperbaiki serta apakah warga yang kurang mampu sudah menerima bantuan. Dengan langsung turun ke masyarakat, ia lebih bisa memahami realisasi anggaran. 

Ia juga menilai, sejak program tersebut dijalankan sudah banyak perubahan terjadi di masing-masing RT. Jika dulu, untuk perbaikan harus menunggu anggaran dari pemerintah kota, tapi dengan mempunyai anggaran dana prodamas itu, di setiap RT bisa berbenah.

"Jadi, kami langsung ke seluruh masyarakat. Kami juga berharap, program ini bisa menyejahterakan masyarakat dan membangun Kediri jadi lebih baik. Ada juga kegiatan `Rembuk warga` dan bisa dibahas untuk pembangunan, sebab tanpa dukungan warga, prodamas juga tidak jalan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengatakan, ke depan prodamas akan dilanjutkan dengan prodamas plus. Namun, untuk konsep pastinya, akan secepatnya dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Pemerintah kota juga akan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis untuk warga di kelas tiga.

"Kami sudah bahas nanti ada prodamas plus. Berikutnya juga ada ada program untuk warga tidak mampu gratis pengobatan, pokoknya jangan hilang KTP-nya, warga Kediri," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan untuk warga. Di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri, ada 56 penerima yang terdiri dari warga tidak mampu, baik anak-anak ataupun orangtua. Untuk orangtua mendapatkan bantuan berupa paket bahan pokok dan anak-anak mendapatkan perlengkapan peralatan sekolah.

Selain di Kelurahan Kemasan, Wali Kota juga menyerahkan bantuan serupa di Kelurahan Semampir. Ada 200 orang yang mendapatkan bantuan termasuk ada hibah berupa barang misalnya kursi plastik, tenda, hingga soundsistem. 

Di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Wali Kota juga menyerahkan bantuan untuk 300 penerima. Bantuan itu berupa paket bahan pokok serta bantuan untuk makanan tambahan bagi warga lanjut usia serta balita.