Kediri (Antara Jatim) - Demi penguatan UMKM di Kota Kediri, Jawa Timur, pemerintah kota menggandeng Bank Jatim sebagai upaya penguatan modal UMKM dengan harapan usaha yang digeluti pemilik UMKM ke depannya bisa lebih berkembang.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan Kota Kediri adalah kota jasa, ekonomi dan pendidikan. Untuk itu, masyarakat Kota Kediri harus dapat memanfaatkan peluang-peluang tersebut untuk membuka usaha maupun investasi.
"Jangan pernah takut untuk memulai usaha. Jangan takut jatuh, yang penting terus semangat untuk bangkit, berusaha dan belajar dari pengalaman untuk berkembang meraih kesuksesan," katanya di Kediri, Selasa.
Ia juga mengatakan, modal sangat penting untuk menunjang pemilik UMKM. Ia meminta agar pengusaha tidak gampang menyerah serta selalu berinovasi dengan harapan usaha mereka bisa terus maju. Ia bahkan menilai, inovasi hukumnya wajib bagi pengusaha.
"Buat inovasi dalam produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat agar dapat dipasarkan dengan baik. Indonesia adalah mangsa pasar yang paling dahsyat dan sangat menjanjikan karena populasi masyarakat Indonesia adalah terbesar ke-4 dunia. Peluang ini harus kita manfaatkan dengan cara masuk ke 'Market place' dengan produk yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar," katanya.
Pemkot, kata dia, juga memberikan wadah bagi pemilik UMKM untuk memamerkan hasil usahanya. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pameran serta berbagai pelatihan penguatan tenaga kerja. Dengan itu, produk yang mereka pasarkan juga bisa lebih dikenal serta tenaga kerja juga akan lebih terampil.
Pemerintah juga mendorong agar warga semakin tertarik membuka peluang usaha, walaupun skala UMKM. Berbagai program diluncurkan, misalnya dengan menyederhanakan perizinan serta memberi kemudahan pengurusan lewat dalam jaringan. Bahkan, pengurusan saat ini juga bisa dikirimkan lewat kantor pos.
"Pemkot tidak hanya melakukan pembinaan dan pelatihan, namun pelegalan usaha juga dibantu pemerintah. Kami bahkan sudah menyederhanakan 153 perizinan menjadi 56 perizinan dan jika tidak bisa mengurus perijinan secara langsung, bisa mengakses lewat daring dan izin yang sudah jadi akan dikirimkan melalui pos," kata Wali Kota.
Dalam kesempatan tersebut, juga ada dibuat nota kesepahaman atau MoU antara Pemkot Kediri dengan Bank Jatim Cabang Kediri serta Kadin Kota Kediri. MoU tersebut juga ditandatangani Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kediri Bambang Ismono dan Ketua Kadin Kota Kediri M Solikhin.
Selain dihadiri para pejabat tersebut, kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Bank Jatim Cabang Kediri tersebut juga mengundang para pelaku UMKM di Kota Kediri. Mereka juga mendapatkan informasi berbagai produk dari Bank Jatim, baik simpanan, kredit yang ke depan juga bisa dimanfaatkan.