
KBRN, Kediri : Untuk memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN), ribuan masyarakat di Kota Kediri tampak memadati kegiatan Pemeriksaan Gigi secara gratis yang digelar di Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri bekerja sama dengan produsen pasta gigi ternama, PT Unilever Indonesia, di Kampus IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri Jawa Timur, Kamis (2/11/2017).
"Upaya ini digelar sebagai wujud bakti kami kepada masyarakat. Khususnya dengan mengajak mereka lebih menjaga kesehatan gigi sejak dini," kata Ketua Yayasan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, David Raditya Suhartono, saat menghadiri Peringatan BKGN, di Kampus Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Kediri, Kamis (2/11/2017).
David mencontohkan, beragam cara peduli kesehatan gigi ini di antaranya membersihkan gigi secara teratur. Lebih tepatnya, sebanyak dua kali sehari setiap pagi dan sebelum tidur.
"Kemudian juga mengimbau kepada orang tua agar selalu rutin membawa anak mereka memeriksakan gigi tiap enam bulan sekali," katanya.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima mengaku, sangat bangga dengan digelarnya acara ini yang ternyata dihadiri oleh 1.000 peserta. Apalagi juga didukung oleh tenaga medis yang berasal dari IIK Bhakti Wiyata Kediri, terutama para dokter gigi dari Asosiasi Fakultas Dokter Gigi Indonesia (AFDOKGI).
"Bahkan juga dibantu kehadiran para mahasiswa dari Fakuktas Kedokteran Gigi setempat, di mana kompetensi mereka terbukti tak kalah dengan mahasiswa di kampus lain," katanya.
Di Acara Bertema "Merdeka Dari Gigi Berlubang" ini, tambah dia, bentuk layanan kesehatannya tak hanya pemeriksaan gigi secara umum. Namun, ada pula pembersihan karang gigi, penambalan gigi berlubang secara sederhana, serta pencabutan gigi.
"Jika melihat tema BKGN ini yakni 'Merdeka Dari Gigi Berlubang', maka gigi berlubang itu laksana penjajah yang harus dilawan. Untuk itu kita sebisa mungkin terbebas dari masalah gigi berlubang, meskipun kini ada banyak godaan makanan maupun minuman di depan mata," katanya.
Diapun berharap, kegiatan ini bisa diteruskan pada masa mendatang. Dengan demikian, akan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi.