
KBRN, Kediri : Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar 'Competition English Massive' atau COIN EMAS, di Tirtoyoso Park Kediri, Minggu (5/11/2017).
"Acara ini diadakan dengan tujuan mengasah kemampuan Bahasa Inggris para pelajar di Kota Kediri," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menghadiri Pembukaan 'COIN EMAS', di Kota Kediri Jawa Timur, Minggu (5/11/2017).
Pada ajang tersebut, jelas dia, ada tiga kategori lomba yakni Sing and Swing contest untuk kelompok adult (dewasa). Lalu, kategori Mini Drama untuk kelompok teenager (remaja), dan Cross Country untuk kelompok children.
"Kemudian ada pula pemilihan Best Costume," ujarnya.
Dibandingkan tahun lalu, tambah dia, maka pada acara tahun ini mendatangkan juri dari Peace Corp. Sementara pada tahun lalu, Dewan Juri hanya didatangkan dari dalam Kota Kediri saja.
"Secara keseluruhan, peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai ribuan pelajar," katanya.
Jumlah tersebut, kata dia, terbagi pada kategori Anak-anak dengan 11 spot atau sebanyak 1.100 anak. Kemudian di kategori Remaja ada 28 spot atau 280 orang, dan Dewasa 18 spot atau 149 orang.
"Terkait keberhasilan Program Emas Kota Kediri, kami menyampaikan apresiasi besar bagi semua yang terlibat. Khususnya para tutor yang dengan sabar mengajarkan Bahasa Inggris kepada para peserta," katanya.
Dia melanjutkan, animo besar masyarakat terhadap EMAS tampak dari jumlah partisipan yang semakin meningkat pada tahun kedua ini. Awal dimulainya EMAS hanya ada 97 kelompok belajar.
"Namun kini sudah mencapai 145 spot kelompok belajar dengan jumlah partisipan kurang lebih 4.100 orang," katanya.
Dia optimistis, melalui EMAS maka seluruh SDM Kota Kediri akan semakin baik. Selain itu juga akan membantu menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri.
"Dengan ikut EMAS, masyarakat idealnya menjadikan Bahasa Inggris menjadi bahasa sehari-hari setelah Bahasa Indonesia," katanya.