PAHLAWAN : Suasana doa bersama di Halaman Taman Makam Pahlawan Kota Kediri digelar Kodim 0809 (duta.co/Nanang Priyo)
KEDIRI| duta.co -Demi mewujudkan jiwa nasionalisme, siap berkorban dan memberikan karya terbaik untuk negara, Kodim 0809 Kediri, menggelar doa bersama dalam Peringatan Hari Pahlawan, di Halaman Taman Makam Pahlawan (TMP), Jl. PK.Bangsa Kota Kediri pada Kamis (9/11) dimulai pukul 19.30 wib.
Diikuti ratusan siswa,warga Kelurahan Banjaran, jajaran Kodim 0809, perwakilan Polri, perwakilan Forpimda Kota Kediri, turut hadiri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, H.Zuhri, Kepala Kemenag Kota Kediri, KH. MD. Thoha Yahya akrab disapa Gus Lik, KH. Abu Bakar Abdul Djalil, Ketua PCNU Kota Kediri dan H. Mevin Zainul Asyiqien, Pengasuh Ponpes Al – Mahrusiyah Lirboyo.
Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol (Arm) Joko Setyo Kurniawan menyampaikan bahwa Taman Makam Pahlawan adalah tempat bagi anggota TNI, Polri dan masyarakat yang mendapatkan tanda kehormatan Bintang Gerilya dari Presiden Republik Indonesia.
Bintang Gerilya adalah sebuah tanda kehormatan yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia kepada setiap warga negara RI yang menunjukkan keberanian, pengorbanan dan kesetiaan yang luar biasa dalam mempertahankan republik semasa revolusi antara tahun 1945-1950,
“Terutama saat Agresi Militer Belanda I dan II. Kemudian pertempuran di Kota Surabaya, yang melibatkan seluruh kekuatan TNI, Polri, masyarakat dan para ulama, kemudian kita kenal dengan Hari Pahlawan, yang malam ini kita peringati dengan doa bersama. Atas jasa diberikan, kemudian para pahlawan penerima bintang gerilya berhak untuk dimakamkan di makam pahlawan,” jelas Dandim 0809.
Lebih lanjut, Letkol (Arm) Joko Setyo Kurniawan menyampaikan bahwa Kota Kediri bisa dijadikan contoh bagi daerah – daerah lain untuk lebih menghargai jasa para pahlawan.
“Setahu saya, Kota Kediri adalah satu-satunya daerah di Indonesia, yang menggelar do’a bersama untuk mengenang jasa para pahlawan pada tahun ini. Semoga kegiatan yang sangat baik ini dijadikan contoh bagi daerah-daerah yang lainnya,” jelas Letkol (Arm) Joko Setyo Kurniawan.
Dilanjutkan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar akrab disapa Mas Abu menyampaikan kegiatan doa bersama ini adalah sebagai harapan besar agar masyarakat dapat mengenang dan lebih menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.
Ditambahkan Mas Abu, pada zaman dahulu, para pahlawan berjuang agar Indonesia harus bisa merdeka, adil dan makmur. Saat ini, adalah tugas para pemuda untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi.
“Kalian tidak perlu mati untuk membela bangsa, saat ini kalian harus bisa menjadi tonggak kemajuan bangsa dengan berbagai prestasi di segala bidang. InsyaAllah dalam waktu yang tidak lama, Indonesia akan mampu untuk berubah dari negara berkembang menjadi negara yang maju dimulai dari kita untuk menggunakan produk-produk asli buatan dalam negeri,” ujar Mas Abu.
Mas Abu juga berpesan kepada para senior untuk memberikan bimbingan dan dukungan penuh kepada para pemuda untuk bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan prestasi. Tak lupa, Mas Abu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendo’akan para pahlawan dan menjadikan mereka sebagai suri tauladan atas perjuangan yang telah dilalui.
Puncak acara digelar Tahlil diimami KH. Abu Bakar Abdul Djalil, Ketua PCNU Kota Kediri, dilanjutkan Istighosah dipimpin H. Mevin Zainul Asyiqien akrab disapa Gus Iing, Pengasuh Ponpes Al – Mahrusiyah Lirboyo.