Di Kejurprov PABBSI Jatim Kediri Target Unggul

Kediri Dalam Berita | 13/11/2017

ANTARA News Jawa Timur

Di Kejurprov PABBSI Jatim, Kediri Target Unggul
Wali Kota Kediri Abdullah Abu bakar dalam kegiatan Kejuaraan Provinsi PABBSI Jatim 2017 di GNI Kota Kediri, Jatim, Jumat (10/11). (Foto Asmaul Chusna)
 
 Kami menargetkan bisa mendapatkan 25 emas. Satu atlet bisa dapat tiga medali. Kalau Kediri ada 14 atlet yang kami keluarkan
 
Kediri (Antara Jatim) - Dalam Kejuaraan Provinsi PABBSI Jatim 2017 yang diselenggarakan di Kota Kediri, Jawa Timur, Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Kediri, Jawa Timur, menargetkan mampu unggul.
     
Ketua PABBSI Kota Kediri Eko Agus Koko mengemukakan dalam kejuaraan yang digelar ini diikuti atlet angkat berat dan angkat besi baik putra maupun putri. Mereka akan bermain di banyak kelas, misalnya 48 kilogram, 53 kilogram, hingga 58 kilogram plus.
     
"Kami menargetkan bisa mendapatkan 25 emas. Satu atlet bisa dapat tiga medali. Kalau Kediri ada 14 atlet yang kami keluarkan," katanya di GNI Kota Kediri, Jumat.
     
Ia mengatakan, dalam kompetisi untuk angkat besi tersebut terdapat 30 medali yang diperebutkan. Sementara, untuk angkat berat ada 40 medali yang diperebutkan. Diharapkan, target 25 emas itu bisa terealisasi. 
     
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang juga hadir dalam kegiatan itu mengatakan sangat bangga Kediri menjadi tuan rumah dalam Kejurprov PABBSI Jatim tersebut. Ia berharap, seluruh atlet bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. 
     
Ia juga mengatakan, cabang olahraga ini di Kediri banyak prestasinya, namun belum semua masyarakat mengetahui. Untuk itu, ia meminta agar cabang olahraga ini dikenalkan ke masyarakat luas, salah satunya lewat kegiatan "Car free day".
     
"Saya berharap angkat besi ini terus dimasyarakatkan termasuk atletnya. Maka dari itu, ketika di acara 'Car free day' boleh unjuk kebolehan, disosialisasikan, dan mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi," katanya.
    
Wali Kota juga menambahkan, pemkot telah memberikan anggaran yang cukup besar untuk KONI Kota Kediri hingga Rp10 miliar. Dengan anggaran itu, diharapkan dapat memberikan pendidikan yang terbaik serta melatih para atlet agar lebih berprestasi.
     
Kegiatan Kejurprov PABBSI Jatim itu berlangsung pada 10-12 November 2017 dan diikuti peserta se-Jatim. Untuk angkat berat secara total ada 54 peserta dan untuk angkat besi ada 32 peserta. Kompetisi itu juga digelar rutin setiap tahun dengan lokasi daerah yang berbeda-beda. 
     
Kediri juga mendapatkan juara pertama dalam kejuaraan itu salah satunya diperoleh atlet putri, Zenin Desi Ramadani. Ia berhasil mendapatkan juara pertama dalam kejuaraan tersebut. Zenin mengaku bangga dengan prestasi yang didapatkannya.
     
"Saya rutin angkat barbel untuk latihan. Saya memang suka olahraga ini, sebab untuk perempuan peluangnya masih banyak, jadi peluang jadi juara juga banyak," katanya.
     
Ia juga mengatakan, dorongan untuk memilih cabang olahraga ini karena memang ia menyukainya. Ibundanya dulu adalah atlet bola voli sementara ayahnya seorang karate, sehingga ia juga suka olahraga dan menjatuhkan pilihan di angkat besi ini.
     
Sebelumnya, dirinya juga pernah mendapatkan penghargaan yaitu saat di Porprov Banyuwangi mendapatkan medali perak, sementara kejuaraan daerah di Madiun mendapatkan medali emas. Ia juga akan lebih berjuang lagi, agar kemampuan yang diperolehnya bisa semakin terasah.