Data Calon Penerima PKH 2018 Mulai Divalidasi

Kediri Dalam Berita | 16/11/2017

 
 
Data Calon Penerima PKH 2018 Mulai Divalidasi
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) -- Para penerima Program Keluarga Harapan atau PKH di Kota Kediri untuk kuota tahun 2018 mendatang kini menjalani validasi data. Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) setempat melakukan pencocokan data dengan kondisi riil masyarakat yang disesuaikan dengan komponen layak terima PKH.

Validasi data ini melibatkan petugas pendamping PKH di tiap-tiap kecamatan yang berada dibawah naungan Dinsosnaker. Seperti yang sedang berlangsung di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Di kelurahan ini ada 65 nama penerima baru yang diperoleh dari Kementerian Sosial Republik Indonesia malalui Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan perubahan data pereode lima tahunan. Untuk penerima PKH tahun sebelumnya, di kelurahan ini hanya 126 orang.


Petugas memanggil seluruh calon penerima untuk dilakukan verifikasi faktual. Pencocokan data disesuaikan dengan komponen penerima PKH diantaranya, balita sampai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian komponen lansia diatas usia 70 tahun serta kaum difabel.

"Bagi calon penerima yang tidak memenuhi syarat diatas, langsung dilakukan pencoretan dan tidak berhak menerima PKH tahun mendatang," ujar Mohammad Jodi Setiawan, selaku Pendamping PKH Koordinator Kecamatan Mojoroto, Kamis (16/11/2017).

Validasi data penerima PKH ini digelar serentak di seluruh kelurahan di Kota Kediri serta berbarengan dengan daerah lain. Setiap kelurahan ada penambahan calon penerima untuk dilakukan pemutakhiran data. Sementara untuk penyaluran program pkh tahun 2018 mendatang akan dimulai sejak bulan ketiga untuk tahap pertama.