Kediri (Antara Jatim) - Seorang bayi perempuan usia lima bulan, di Kediri, Jawa Timur, diketahui menderita kelainan berupa gangguan palatum atau langit-langit mulut, yang mengakibatkan ia mengalami gangguan dalam tumbuh kembangnya.
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus istri Wali Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengunjungi bayi perempuan bernama Suci Karunia Nur Rahmadani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran, Kota Kediri. Bayi itu adalah putri bungsu Ika Sumaryani, warga Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri,
Bunda Fey, sebutan akrabnya mengaku prihatin dengan kondisi bayi perempuan tersebut. Usianya masih lima bulan, tapi harus mengalami sakit yang cukup parah itu.
"Semoga Suci selalu kuat dan kondisinya lekas membaik, stabil dan sehat kembali," katanya di Kediri, Rabu.
Ia juga meminta, rumah sakit memberikan pelayanan terbaiknya untuk mengobati bayi tersebut. Bunda Fey, sapaan akrabnya juga berharap perawatan yang dijalani Suci di RSUD Gambiran ini segera mendapat kabar baik untuk kesehatan bayi itu.
Bunda Fey juga mengimbau, para ibu hamil di Kota Kediri untuk terus melakukan pengecekan kehamilan secara berkala agar nantinya kondisi kehamilan dapat dipantau dengan baik. Dengan itu, harapannya bayi yang akan dilahirkan bisa diketahui kondisi kesehatannya serta secepatnya bisa dilakukan langkah oleh dokter jika ada masalah selama kehamilan, sehingga bayi bisa dalam kondisi yang baik dan sehat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala RSUD Gambiran Kota Kediri Fauzan Adima menjelaskan kondisi Suci mengalami gangguan pada palatum (langit-langit mulut), yang mengakibatkan ia mengalami gangguan dalam tumbuh kembang.
"Saat ini, RSUD Gambiran Kediri terus melakukan perawatan dan pemantauan kondisi Suci. Kami tunggu sampai berat badannya mencapai 10 kilogram atau sudah masuk berat normal untuk melakukan tindakan operasi," kata Fauzan.
Suci Karunia Nur Rahmadani adalah putri bungsu dari Ika Sumaryani. Ia diketahui lahir dengan kondisi BBLR (berat badan lahir rendah). Kondisi ini membuat tubuh mungil bayi tersebut mengalami beberapa gangguan kesehatan.
Fauzan juga memberikan himbauan kepada ibu hamil untuk menjaga kondisi kandungannya. Mereka diminta selalu menjaga pola asupan makanan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan baik.
"Jaga pola asupan makanan. Kondisi fisik dan psikis juga harus terjaga agar kondisi janin di dalam kandungan juga sehat. Satu lagi yang terpenting, jangan lupa berdoa kepada Tuhan agar bayi yang dikandung selalu diberikan kesehatan hingga dilahirkan dalam kondisi sehat dan baik," katanya.
Bayi Suci hingga kini masih menjalani peratan kesehatan di Rawat Inap (IRNA) Anggrek Kelas I C, RSUD Gambiran Kota Kediri. Ia dirawat kesehatannya dengan tambahan makanan sehingga kondisinya menjadi lebih baik sebelum siap dilakukan operasi.

