Capaian Pendidikan di Kota Kediri saat cukup bagus. Ini dibuktikan dengan naiknya integritas siswa dibanding tahun sebelumnya
Kediri (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebut bahwa pendidikan di Kota Kediri, Jawa Timur, menjadi sorotan yang positif dari pusat, dengan banyaknya pendidikan yang berkualitas dan baik.
"Capaian Pendidikan di Kota Kediri saat cukup bagus. Ini dibuktikan dengan naiknya integritas siswa dibanding tahun sebelumnya," katanya di Kediri, Jumat.
Ia juga mengatakan, pendidikan di Kota Kediri juga mendapat sorotan yang positif dari pusat, sehingga mendapatkan penghargaan Kihajar Award. Penghargaan tersebut diperoleh atas capaian prestasi dari program-program yang berbasis IT yang sudah dikelola oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Wali Kota menambahkan, banyak program pendidikan di Kota Kediri, yang juga menjadi program unggulan. Selain adanya teknologi berbasis IT, juga ada program pendidikan Bahasa Inggris secara gratis. Program itu dikemas dalam "English Massive".
Pria yang akrab disapa Mas Abu ini mengatakan, persaingan saat ini sudah semakin ketat. Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci utama untuk komunikasi, sehingga harus dikuasai.
"Anak-anak nanti akan bersaing di tingkat global, Bahasa Inggris tetap menjadi kunci, Karena persaingannya nanti menggunakan Bahasa Inggris, dan yang diajarkan di 'English Massive' ini adalah 'Speaking' atau mengobrol, dimana peserta dilatih untuk berbicara menggunakan bahasa tersebut," katanya.
Program ini, tambah dia, juga semakin disenangi serta digemari seluruh msyarakat. Bahkan, kini jumlah peserta yang iku mencapai 4.100 peserta. Mereka memanfaatkan tempat-tempat publik di setiap RW menyelenggarakan program tersebut.
Program tersebut juga secara langsung ikut menyumbang indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Kediri. Adanya program ini membawa dampak positif. Anak-anak dan peserta lainnya bisa menjadi lebih pintar setelah belajar di Emas ini.
Terlebih lagi, program itu diberikan secara gratis, bahkan tutor juga disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri. Lokasi pendidikan juga sesuai dengan kesepakatan di antara perangkat setempat dengan warga, sehingga semua bisa belajar dengan baik.
Di Kediri, program "Emas" ini kini sudah ada 270 kelas dengan jumlah tenaga mentor mencapai 57 orang. Program ini adalah pemberian pendidikan Bahasa Inggris secara gratis. Selain anak-anak, orang dewasa juga diizinkan ikut kegiatan tersebut.
Selain itu, program pendidikan unggul lainnya misalnya menaikkan insentif untuk guru sekolah negeri, swasta dan guru TPA/TPQ, seragam gratis serta ongkos jahit untuk anak-anak sekolah, pendidikan gratis untuk SD, SMP, hingga bantuan keuangan untuk SMA yang mendapat subsidi dari Pemkot Kediri sebesar Rp60 ribu per bulan.