
KBRN, Kediri : Wakil Walikota Kediri, Lilik Muhibbah mengingatkan masyarakat untuk gemar mengikuti majelis taklim. Khususnya dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Siapa saja yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW akan dijauhkan oleh Allah dari api neraka," kata Wakil Walikota Kediri, Lilik Muhibbah, dalam tausiyahnya ketika menghadiri Pengajian dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, di Kantor Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (10/12/2017).
Dia menyampaikan, bahwa dalam hadist rasulullah terdapat dua hal hebat yaitu iman kepada Allah. Kemudian, juga dapat bermanfaat bagi sesama orang yang mukmin.
"Iman kepada Allah itu bentuk, wujud dan rasa satupun manusia tidak mengetahui karena iman ada dalam hati manusia," ujarnya.
Untuk membuktikan seberapa besar iman yang dimiliki manusia, tambah dia, maka hal ini tercermin dari perkataan dan perbuatan yang dilakukan. Ketika iman itu selalu ada di dalam hati, maka akan selamat dalam perbuatan dan perkataan.
"Cara untuk meningkatkan keimanan tersebut dengan sholat malam, mengikuti majelis taklim, membaca Al-Quran dan sebagainya," katanya.
Dia mencontohkan, ketika ada orang yang memperbincangkan kekurangan sesamanya, maka orang tersebut seharusnya lebih instropeksi terhadap dirinya.
"Mungkin memang itu kelemahan yang kita punyai dan jangan lupa terus memperbaiki diri," katanya.
Hal hebat yang kedua, lanjut dia, adalah bermanfaat bagi sesama orang yang mukmin. Contohnya bagaimana manusia di lingkungannya dapat bersikap baik kepada keluarga, tetangga, teman atau sahabat sehingga dapat memberikan manfaat kepada orang lain.
"Ketika manusia dapat bermanfaat bagi orang lain, maka banyak orang yang akan mendoakan kita," katanya.
Sementara itu, pengajian dalam rangka Peringatan Maulid Nabi ini diawali dengan acara pembacaan ayat suci Al Qur’an. Bahkan turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kelurahan Bandar Lor, Ketua TP PKK Kelurahan Bandar Lor, Ketua Majelis Taklim Kelurahan Bandar Lor, LPMK, Babinkamtibmas, Babinsa dan perwakilan dari 150 majelis taklim se-Kelurahan Bandar Lor.