Pemkot Kediri Buka Peluang bagi Indra Sjafri Latih Tim Macan Putih

Kediri Dalam Berita | 30/01/2018

Indra Sjafri

Pelatih sepak bola Indra Sjafri dan Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Pemkot Kediri membuka peluang bagi Indra Sjafri melatih Persik dalam manajemen baru. FOTO: BISNISKINI/AYU CITRA SR

KEDIRI-BISNISKINI: Indra Sjafri, pelatih kenamaan di Indonesia yang memiliki segudang prestasi dan kontribusi bagi timnas sepak bola, khususnya terhadap perkembangan timnas U-19.

“Dari serangkaian prestasi ini, kami membuka peluang bagi coach Indra Sjafri menjadi pelatih tim sepak bola Persik Kediri dalam manajemen baru,” kata Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, di Kota Kediri, Senin (29/01/2018).

 

Abdullah mengungkapkan, hal tersebut bukan tidak mungkin terwujud di Kota Kediri. Terlebih lagi, posisi Indra Sjafri sendiri saat ini hanya memiliki beberapa kesibukan saja. “Salah satunya, menjalani kesibukannya di Akademi Sepak Bola di Bandung,” ujarnya.

Namun demikian, jelas dia, untuk mendatangkan Indra Sjafri tersebut maka Pemkot Kediri perlu mengkalkulasi anggaran yang ada. Ke depan, jika nilai kontraknya sesuai dan anggaran daerah mencukupi maka bisa saja ‘Tim Macan Putih’ dilatih Indra Sjafri.

“Nah, ketika hal ini terjadi maka sekaligus membuktikan bahwa Pemkot Kediri serius memperhatikan perkembangan dan kemajuan prestasi Persik Kediri di kancah persepakbolaan nasional,” katanya.

Saat berkunjung dan melakukan Coaching Clinic di Stadion Brawijaya Kediri, mantan pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri menilai, anak-anak di Kota Kediri sangat berpotensi menjadi pemain baru sepak bola unggulan di tanah air. Apalagi, di Kota Kediri juga ada salah satu sekolah khusus sepak bola, yakni SMP Negeri 2 Kota Kediri.

“Asah terus bakat yang ada, sehingga ke depan dapat melahirkan bibit baru pemain sepak bola yang profesional. Bukan tidak mungkin muncul pemain sepak bola nasional dari Kota Kediri,” katanya.

Bahkan, pihaknya mengakui, ada banyak bakat terpendam di setiap diri pelajar di Kota Kediri. Tepatnya ketika berkunjung ke SMP Negeri 2 Kediri yang memiliki sekolah khusus untuk anak-anak yang memiliki talenta sepak bola. “Saya juga sempat melihat prakteknya dan tadi melakukan diskusi dengan guru-gurunya,” katanya.

Dia berharap, supaya potensi anak-anak yang luar biasa itu terus dikembangkan. Ada baiknya bisa ditingkatkan lagi di daerahnya pada masa mendatang. “Melihat potensi ini, idealnya Pemda setempat juga memberikan dukungan besar sehingga bakat mereka tersalurkan dengan baik,” katanya.