Di Depan Ibu PKK Ketua KPU Kota Kediri Bahas Poitik Uang

Kediri Dalam Berita | 22/03/2018

Di Depan Ibu PKK, Ketua KPU Kota Kediri Bahas Poitik Uang
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) - Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kediri berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri memberikan sosialisasi pendidikan politik dalam rangka menyukseskan Pilkada serentak Kota Kediri tahun 2018.

Acara sosialisasi ini berlangsung di Aula Kelurahan Banjaran Kota Kediri. Sebagai narasumber acara adalah Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq dan perwakilan/ketua Kesbangpol Kota Kediri, dan sebagai peserta dihadiri oleh 150 orang ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Kota Kediri.

Agus Rofiq memberikan materi berkaitan dengan hal-hal dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Seperti syarat-syarat pemilih, daftar pemilih tetap, kampanye pasangan calon, pemungutan dan penghitungan suara, dan mengenai politik uang.

Terkait dengan politik uang, Agus Rofiq mengatakan disinyalir pemilu-pemilu sebelumnya, pemilih memilih bukan karena orangnya melainkan dari apa yang mereka terima.

"Ini kalau diteruskan, lama-lama bisa menimbulkan bahaya. Nanti pada saat calon Walikota dan Wakil Walikota tidak terpilih akan kehabisan harta benda, dan untuk yang terpilih menjadi tidak ingat dengan siapa-siapa," jelas Agus Rofiq.

Agus Rofiq menambahkan bahwa pemberi dan penerima terkait politik uang bisa terkena sanksi pidana. Sanksi berupa hukuman kurungan penjara 2 sampai 6 tahun, dan ganti rugi uang sebanyak 200 juta sampai dengan 1 Miliar.

Diakhir acara Agus Rofiq memperkenalkan pasangan calon untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, serta pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. 

Untuk Pilwali Kota Kediri ada tiga pasangan calon, yaitu, pasangan nomor urut satu, Aizzudin dan Sudjono Teguh Widjaya, pasangan nomor urut dua, Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibah, dan pasangan urut tiga, Samsul Ashar dan Teguh Juniadi. Sedangkan untuk Pilgub Jatim, pasangan urut satu , Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto, dan pasangan urut dua, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

"Kenali orangnya, kenali visi misinya untuk pemilih pemimpin kita untuk lima tahun kedepan," tandas Agus Rofiq mengakhiri materinya.

Kamis, 22 Maret 2018