Kediri, koranmemo.com–Setelah sebelumnya berada di Kalteng Putra, Budi Sudarsono tampak hadir saat pemain Persik melakukan latihan di Stadiun Brawijaya Kediri, Rabu (28/3). Kehadiran legenda Persik Kediri didampingi istri dan anak-anaknya yang melihat dari tempat duduk barat lapangan.
Seperti telah akrab dengan kandangnya ketika memperkuat Persik pada tahun2004-2008, Budi dengan santai melakukan pemanasan bersama pemain lainnya. Pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia ini tidak untuk memperkuat kesebelasan Macan Putih melainkan hanya akan menyumbangakan tenaganya dari pinggir lapangan. Sebab di usia yang sudah tidak muda lagi, tak memungkinkan untuk menjadi seorang pemain.
“Alhamdulillah berkat teman saya, Coach Alfiat saya bisa berada di sini. Saya ingin menularkan ilmu yang saya terima kepada pemain muda Persik Kediri,” jelasnya.
Pada latihan sore itu, pemain yang pernah memperkuat Persik tahun 2004 sampai 2008 ini memberikan pengarahan kepada pemain baru. Dan menurutnya ketika latihan terebut, pemain-pemain daerah ini ternyata belum pernah menerima materi yang diberikan saat itu.
“Anak-anak memang belum terbiasa latihan seperti itu, ya harus diulang-ulang. Di sekolah sepak bola mungkin belum ada. Hanya teknik dasar saja yang yang kami ajarkan, masih banyak yang salah pasing serta umpanya banyak yang melambung dan pelan,” imbuhnya.
Ketika ditanyai wartawan perihal mengapa memilih Persik Kediri yang sedang degradasi, Budi menjawab jika ini merupakan keinginannya sendiri. “Memang ini adalah panggilan hati, dan karena kecintaan saya pada Persik. Karena saya juga lahir di Kediri, dan nama saya besar karena berada di klub Persik Kediri,” pungkasnya.

