"Program 'Ayo cermati DPS' ini diselenggarakan merata di seluruh kelurahan. Dengan program itu, mekanismenya cermati DPS secara serentak. Di kelurahan mengundang tokoh masyarakat, lalu PPL (pengawas pemilu lapangan), RT/RW, karang taruna, tiga pilar semua diundang untuk kemudian bersama-sama mencermati pemilih, apakah masih ada yang beum terdaftar atau yang sudah meninggal pascacoklit," kata Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan dan Data Anis Iva Permatasari di Kediri, Minggu.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan berbagai cara. Selain mengumpulkan warga di kantor kelurahan, juga sosialisasi dengan kendaraan. Di kendaraan tersebut, juga dibawa berbagai macam atribut untuk sosialisasi serta "Sound system".
Pihaknya memperkirakan, daftar pemilih sementara (DPS) yang akan ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kediri 2018, akan bertambah dari yang sudah ditetapkan sebagai DPS.
"Besar kemungkinan bertambah. Misalnya di Kelurahan Ngronggo, temuan sementara ada 34 pemilih baru. Selain itu, ada dua meninggal dunia, ganda juga ditemukan dua. Itu masih di satu kelurahan," kata dia.
KPU juga sudah komunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri. Dari hasil evaluasi DPS, ada sekitar 14 ribu daftar pemilih potensial yang non-KTP elektronik. Data mereka masih diverifikasi lagi.
Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui terdapat sekitar 4 ribu warga yang belum rekaman. Data mereka belum masuk di "Data base" Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri.
"Ada sekitar 4 ribu yang belum rekaman. Yang 8 ribu sudah rekaman. Yang 4 ribu terebut masih di cek lagi apakah sudah ada di 'Data base' atau belum," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan warga yang sudah terdaftar sebagai daftar pemilih dipastikan bisa memberikan hak suaranya, namun untuk yang belum terdaftar, mereka didorong untuk segera mendaftarkan diri di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri.
"Jadi, kami tidak langsung 'Cut off', tetap kami upayakan supaya mendapatkan haknya, meskipun tidak memiliki dokumen. Tapi, kami tetap berharap agar yang bersangkutan daftar, kan waktunya juga panjang. Masih ada waktu sampai 27 Juni," kata Anis.
Jumlah DPS dari hasil pemutakhiran daftar pemilih di Kota Kediri ditetapkan sebanyak 201.465, yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kota, Mojoroto, dan Pesantren. Data mereka sudah dibagi untuk 485 tempat pemungutan suara (TPS).

