Kediri (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyerahkan penghargaan pada 31 pelajar berprestasi di kota ini baik tingkat nasional dan provinsi, yang dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei. 

Pejabat Sementara Wali Kota Kediri Jumadi juga mengingatkan agar pelajar selalu berupaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan di abad 21, sehingga siap menghadapi kemajuan zaman dan persaingan.

"Pada kesempatan ini saya menekankan tiga hal terkait keterampilan yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 yang mana perlu menjadi perhatian kita bersama. Pertama, menumbuhkan dan meningkatkan kualitas karakter moral dan kinerja anak-anak Indonesia," kata dia di Kediri, Rabu.

Karakter moral tersebut, kata dia, terdiri dari nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, integritas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. Untuk karakter kinerja yaitu kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan.

Untuk Kedua, Jumadi mengungkapkan pelajar harus meningkatkan kemampuan literasi yang tidak hanya fokus pada literasi tulis dan berhitung, namun juga memperhatikan literasi sains, literasi teknologi, literasi finansial dan literasi budaya.

"Ketiga, meningkatkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berfikir kritis dan kemampuan kolaborasi," kata dia.

Jumadi juga mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri sudah sangat tinggi. Bahkan jauh di atas IPM nasional dan provinsi.

"Tentunya ini menjadi dasar yang kuat bagi Pemerintah Kota Kediri untuk dinamika yang terjadi. Ke depan berbagai infrastruktur akan terbangun, dan di Kota Kediri tentu akan terjadi pergerakan barang. Saat ini, fondasi ini sudah dibangun," kata dia.

Pjs Wali Kota yang juga menjabat sebagai Kepala BPKA Provinsi Jawa Timur ini menambahkan bahwa IPM menjadi dasar yang kuat bagi pembangunan ekonomi, seperti untuk mencapai angka partisipasi kasar (APK) pendidikan mencapai 40%.

"Ini suatu keniscayaan dan harus dipersipakan, bukan hanya kecerdasan otak tapi intelektual dan emosiaonal, karena ini akan membangun karakter kerja anak Indonesia, untuk menatap masa depan yang tinggi," kata dia berharap.

Jumadi juga menyampaikan, Kementerian Pendidikan telah mengajak seluruh pemerintah daerah selaku pemangku kepentingan untuk senantiasa meningkatkan karakter moral dan kerja kepada anak-anak Indonesia, memastikan api semangat berkarya anak-anak Indonesia tetap membara, memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkontribusi, memajukan dirinya, memajukan masyarakat, memajukan kebudayaan bangsanya.

Hal itu juga sebagaimana amanat dari Presiden Jokowi, bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika kualitas manusianya tinggi.