PEMKOT KEDIRI MASIH Subsidi Siswa SMA/SMK

Kediri Dalam Berita | 07/05/2018

 

KEDIRI (Realita)- Pemerintah Kota Kediri menanggapi  situasai yang dialami siswi  SMA Negeri 4 yang tidak mampu membayar uang semesteran.

APIP PERMANA (KANAN) SAAT DIWAWANCARAI WARTAWAN.
 

Karena selama ini pihak pemerintah kota Kediri sudah berikan subsidi sebesar Rp 75 ribu pada tiap siswa/siswi di tingkat SMA/ SMK yang warga Kota Kediri tiap bulannya.

"Pemkot melalui dinas pendidikan telah memberikan subsidi pada siswa yang warga kota Kediri sebesar 75 ribu per anak untuk meringankan beban orang tua " ungkap Apip Permana, Kabag Humas Pemkot Kediri, Minggu (6/5/2018).

Apip juga mengatakan, bilamana sebelumnya saat masih dikelola oleh Pemkot Kediri SPP untuk SMA/SMK hanya sebesar Rp 30 ribu dan semua seragam nasional dan juga batik, gratis. "Mulai tahun 2017 usai ditarik provinsi, Pemkot juga masih memberikan subsidi pada siswa warga kota Kediri ," tutur Apip.

Pemerintah Kota Kediri selain membantu memberikan subsidi Pada Anak sekolah SMA/ SMK , juga memberikan bantuan beasiswa pada mahasiswa yang mengajukan ke Pemkot namun dengan syarat, nilai IP harus 3, serta warga kota Kediri dan mempunyai Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM ) dari kelurahan masing masing.

 "Dimungkinkan 2018 ini ada pencairan beasiswa untuk mahasiswa yg mengajukan ke Pemkot Kediri," kata Apip.

Sementara Jumlah mahasiswa yang mengajukan permohonan bantuan pada Tahun 2017 mencapai 825 orang dan pada tahun 2018 ini meningkat dengan angka yang mencapai 1045. “Bantuan beasiswa untuk mahasiswa yang lolos Survey bervariatif,  dengan nilai Rp 5 hingga 12 juta,” pungkas Apip.

Setelah sempat jadi polemik, siswi kelas X SMA Negeri 4 di Kota Kediri, LN dipastikan tetap bisa mengikuti ujian semester genap tahun 2018. Meskipun orang tuanya kesulitan mendapatkan uang untuk melunasi tunggakan biaya sekolah. Kepastian ini disampaikan langsung oleh pihak sekolah.

"Ujian tidak ada hubungannya dengan pembayaran, tapi sekolah tetap menyarankan agar anak melunasi. Karena biaya tersebut dipakai untuk kegiatan sekolah," tulis Juwari, Waka Kesiswaan SMAN 4 Kota Kediri melalui pesan Whatsappnya pada salah satu media,  Sabtu (5/5)

Kendati memiliki tunggakan selama dua semester, imbuh Juwari, LN tetap mendapatkan kartu ujian. Artinya, sekolah memastikan bahwa, siswi berprestasi di bidang olahraga ini tetap bisa mengikuti ujian semester yang sedianya akan dilaksanakan, pada Senin (8/5/) besok.

Namun, ada prosedur yang harus ditempuh oleh orang ruanya bila mana tetapi tidak sanggup melunasi. Yaitu, Yakub harus datang ke sekolah untuk membuat surat pernyataan yang isinya bahwa orang tua memiliki kesanggupan waktu membayar.

"Kalau tidak boleh ujian, anak tersebut semester satu mestinya tidak bisa ikut. Tapi dia tetap ujian meskipun nunggak di semester satu. Jadi, ujian tidak ada hubungannya dengan pembayaran," beber Juwari. 

Tidak ada artikel terkait