ITS UJI SKALA Kekuatan Jembatan Brawijaya

Kediri Dalam Berita | 11/05/2018

KEDIRI (Realita)- Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri lakukan Uji kekuatan pada jembatan Brawijaya (JB) yang sudah mangkrak pembangunanya hingga beberapa tahun.

EMPAT DUM TRUK MUATAN SAAT DIPARKIR DI ATAS JEMBATAN BRAWIJAYA DAN MUJI IMAWAN SAAT DI WAWANCARA MEDIA.
 

Dan 2018 ini jembatan diapastikan bisa Dilanjutkan pembangunannya usai dilakukan uji skala kekuatan jembatan oleh akademisi dari  ITS,  Kamis (9/5/2018).

Muji Imawan, Ketua Tim  Teknis pengujian dari ITS  mengatakan, jika pihak pemerintah kota Kediri masih meragukan  ketahanan jembatan Brawijaya yang sudah mangkrak selama 4 tahun.

"Pihak Pemkot Kediri meminta ITS untuk melakukan skala uji kekuatan jembatan bilamana dilanjutkan," ungkap Muji saat ditemui di lokasi jembatan Brawijaya Kamis (09/05/2018).

Lebih lanjut muji menjelaskan , untuk saat ini  skala uji pada jembatan Brawijaya  dengan panjang total 171 meter tersebut dengan cara memarkir kendaraan Dum  truk dengan muatan sebanyak 8 unit dengan berat kurang lebih 400 ton. Dan teknisi melakukan pemantauan dan pengukuran dibawah jembatan apa adakah perubahan 

"Kita mensimulasikan apabila terjadi kemacetan dengan adanya muatan diatas jembatan dengan berat 400 ton  adakah perubahan yang signifikan," ungkap Muji.

Untuk hasil sementara, biarpun mangkrak pembangunanya, jembatan tidak ada masalah dalam uji skala muatan untuk sisi barat maupun bagian timur

"Untuk pengujian bagian tengah yang panjangnya 39 meter, kita belum bisa melakukanya karena masih belum dicor. Mungkin bisa dilakukan pengujian untuk bagian tengah, " ungkap Muji.

Muji juga menambahkan hasil dari skala uji ini untuk mengetahui kekuatan jembatan Brawijaya bilamana dilanjutkan pembangunanya.

"Jangan sampai terjadi seperti jembatan Widang Lamongan, baru dua truk yang ada di atas jembata, tiba-tiba putus," kata Muji.

Dan hasil dari pengujian ini diperkirakan satu bulan akan keluar hasilnya.  "Namun pada saat ini analisa yang kita dapat dilapangan tidak begitu terpengaruh bilamana jembatan dilanjutkan pembangunanya," pungkas Muji.

Terpisah Martini Kepala Kejaksaan Negeri kota Kediri yang ikut dalam pengujian skala  kekuatan oleh tim dari ITS menyatakan , jika jembatan Brawijaya akan dilanjutkan pembangunanya pada tahun 2018 ini.

"Yang jelas 2018 ini pembangunan lanjutan jembatan Brawijaya akan dilakukan," ungkap Martini 

Dan skala pengujian ini termasuk dalam teknis kelanjutan pembangunan jembatan Brawijaya, selain itu juga menunggu legal opinion dari Kejati Jatim untuk melanjutkan. Pembangunanya.

"Kasihan masyarakat karena jembatan Brawijaya sangat dibutuhkan oleh warga kota Kediri," pungkas Martini.