
JATIMTIMES, KEDIRI – Suara salawat menggema di Jl. Brawijaya Kota Kediri. Tepatnya di depan Makolantas Polres Kediri Kota. Terlihat ribuan muda-mudi, tua-muda dan anak-anak berkumpul dan bersama-sama menggemakan salawat teruntuk Kanjeng Nabi Muhammad SAW, Sabtu (26/5) malam.
Satu keyakinan yang pasti. Yakni "dengan salawat, maksiat minggat" membuat ribuan hadirin salawat "Junudul Mustofa" itu menjadi makin bersemangat untuk bersalawat bersama-sama.
Hadir mewakili pjs wali kota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu. Dia memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya salawat Junudul Mustofa itu.
"Sebagai muslim, kita pastinya tidak asing lagi dengan yang namanya salawat. Kita adalah umat yang rindu dengan hadirnya Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Semoga berkah dari salawat ini, kita bisa menjadi umat yang sukses dunia akhirat," ujarnya.
Jika umumnya malam Minggu adalah saatnya muda-mudi untuk menghabiskan malam dengan keluyuran, Budwi Sunu bersyukur mayoritas jamaah salawat Junudul Mustofa ini adalah anak muda yang cinta Rasullullah. "Tujuan kami di sini sama, bersilaturahmi menjaga ukhuwah di antara kita dan bersalawat bersama," tambahnya.
Dalam kesempatan itu pula, Budwi Sunu berpesan kepada jamaah untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan keamanan dalam tahun politik yang dimulai dari tahun 2018 hingga 2019.
"Di tahun politik ini, saya mengajak panjenengan semua, mari kita jaga kondusivitas. Jangan gampang percaya dengan berita hoax dan kabar burung yang bisa memecah belah persatuan kita. Mari kita jaga juga negara ini dari radikalisme dan terorisme," tandasnya.
Sementara itu. Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menyampaikan salawat ini diadakan untuk berdoa bersama demi suasana kamtibmas yang terjaga di Kota Kediri.
"Melalui doa dan salawat malam ini, saya mengajak panjenengan semua untuk mendoakan Kota Kediri selalu aman. Kita tidak ingin kejadian di Suriah terjadi di Indonesia. Untuk itu, mari kita jaga toleransi di antara kita. Mari berdoa agar semua upaya TNI dan Polri dalam menjaga kamtibmas di Indonesia mendapatkan kelancaran dan pembangunan nasional bisa terjaga," ujarnya.