KPU Adakan Sosialisasi di Lapas Kelas IIA Kediri

Kediri Dalam Berita | 05/06/2018

logo Jatim TIMES

?

Warga binaan Lapas Kelas IIA Kediri mengikuti sosialisasi di Lapas. (eko Arif s /Kediritimes)
Warga binaan Lapas Kelas IIA Kediri mengikuti sosialisasi di Lapas. (eko Arif s /Kediritimes)

JATIMTIMES, KEDIRI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mengadakan sosialisasi pelaksanaan Pilkada dan Pilgub dan tatap muka bersama ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Kediri, Senin (4/6/18) siang. 

Dari sekitar 900 penghuni lapas, baru terdapat 376 calon pemilih pilgub dan pilwali Kota Kediri untuk pilkada serentak 27 juni mendatang. Minimnya tingkat kepesertaan pemilih ini karena terkendala aturan, mengingat banyak narapidana maupun tahanan yang tidak mengantongi KTP Elektronik. Praktis separoh lebih warga binaan yang ada di balik jeruji besi berpeluang golput.

Purporini Endah Palupi Komisioner KPU Kota Kediri mengatakan,  jumlah 376 tersebut terdiri dari warga binaan dan juga para pegawai lapas. Diakuinya  Untuk TPS yang ada di lapas bukan merupakan TPS khusus tetapi merupakan bagian dari TPS di Mojoroto. Pihaknya berharap nantinya ada Surat edaran dari kementrian hukum dan HAM agar para penghuni lapas yang tidak masuk DPT tetap bisa mencoblos. 

"Kita berharap nantinya ada kebijakan dari kementrian hukum dan HAM, sehingga dengan teknis ada surat dari Kalapas menyatakan bahwa mereka berdomisili di Lapas Kelas II A KEdiri" Ujarnya, Senin (06/04). 

Sementara itu Saiful Rohman jubir dari Lapas mengatakan semula jumlah penghuni lapas yang diajukan ke Dispendukcapil diatas 800 setelah diverifikasi hanya 376 itu yang masuk. Pihaknya juga berharap agar keluarga warga binaan juga mengurus formulir A5 untuk melakukan pemilihan di lapas.