Ramadan Stok Darah A dan B Menipis

Kediri Dalam Berita | 05/06/2018

radarkediri

stok darah - radar kediri

MENIPIS: Petugas menunjukkan stok darah di PMI Kota Kediri. (M FIKRI ZULFIKAR - JawaPos.com/RadarKediri)

 

 

KEDIRI KOTA – Stok di PMI Kota Kediri untuk beberapa golongan darah mulai menipis. Bahkan, bisa disebut mengkhawatirkan. Pihak PMI Memperkirakan stok itu hanya mampu memenuhi untuk kebutuhan empat hari.

Di blood bank refrigerator milik PMI Kota Kediri, hingga Kamis (31/5) memang masih tersimpan ratusan kantung darah. Rinciannya, darah golongan A sebanyak 166 kantong atau ampul. Golongan darah B sebanyak 173 ampul. Dan golongan darah AB tersedia 55 kantong. Sedangkan golongan darah O punya stok terbanyak. Mencapai 362 kantong.

“Stok ini masih cukup untuk sekitar empat hari ke depan,” jelas Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Kediri dr Ira Widyastuti.

Dengan demikian, bila tak ada penambahan, stok darah itu akan habis Senin (4/6). Padahal, pada minggu-minggu ini kebutuhan dua golongan darah tersebut relatif besar. Karena itu, PMI mengupayakan pengamanan stok. Salah satunya dengan mengabarkan pada para pendonor melalui SMS gateway.

“Kami lakukan SMS gateway para pendonor yang biasa datang ke PMI Kota Kediri yang sudah waktunya mendonor,” ujarnya.

Ira menerangkan penurunan pendonor saat Ramadan ini sebenarnya sudah diantisipasi sejak sebelum masuknya bulan puasa. Sebelum masuk Ramadan PMI gencar melakukan kegiatan donor darah. Terutama di instansi-instansi. Sebab, biasanya para pendonor tersebut saat Ramadan lebih memilih untuk fokus pada ibadah puasa.

“Hal itu dilakukan agar saat bulan puasa stok (darah) kita tercukupi,” terang Ira.

Karena ternyata stok menipis, pihak PMI pun mengambil langkah alternatif. Dua minggu di Ramadan ini mereka kembali melakukan upaya penggalangan donor darah. Agar stok tetap terpenuhi.

“Untuk kebutuhan stok setelah dua minggu Ramadan ini kami melakukan safari Ramadan,” terangnya lagi.

Safari Ramadan itu berlangsung mulai 19 Mei lalu. Dengan mendatangi beberapa instansi. Juga menyasar ke tempat keramaian seperti di mal-mal.

Karena bulan puasa, safari Ramadan berlangsung pada malam hari. Yaitu Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Selain itu, PMI pun membuka diri lebih lama. Bila biasanya kantor PMI buka hanya sampai pukul 21.00, selama puasa bertambah jam kerjanya. Mereka baru tutup setelah pukul 22.00 WIB.

“Upaya ini untuk mengantisipasi agar pada bulan puasa ini stok darah kita aman,” tegasnya.