
KBRN, Kediri: Perempuan asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Ayu Rahayu Fibriana, seolah tak pernah menyangka bisnis onlinenya dengan menjual produk Sambel Tumpang Instan makin berkembang seperti sekarang.
"Awalnya saya diajak teman kerja sama untuk buka usaha. Nah, karena melihat bisnis ini ada peluang besar dan model usahanya mudah yakni di bidang promosi, saya mau bergabung," kata Penjual Sambel Tumpang Instan khas Kediri, Ayu Rahayu Fibriana, di Kediri, Rabu (4/7/2018).
Dijelaskan oleh perempuan cantik berhijab ini, dalam mengembangkan usaha tersebut pihaknya mengoptimalkan jejaring pertemanan di sejumlah media sosial. Seperti halnya, dengan platform Whatsapp, Facebook, dan juga Instagram.
Dari berbagai sarana inilah, produk yang memiliki bahan baku utama tempe, santan, dan beragam bumbu rahasia itu berhasil menarik perhatian konsumen. Mereka tak hanya datang dari dalam Kediri, tetapi meluas hingga di luar negeri.
"Siapa pun yang memesan, saya selalu berusaha melayani dengan baik dan mengirim barang tepat waktu," katanya.
Bahkan, dia menyampaikan, termasuk saat pihaknya mengirimkan pesanan pembeli yang berada di sejumlah negara. Misalnya saja di Hong Kong, Singapura, Inggris, dan Australia.
"Saya berharap, dengan dikenalnya produk ini di negara lain, maka ke depan makin meluas pasar ekspor yang bisa dibidik sebagai titik ekspansi," katanya.
Mengenai harga, sebut dia, selama ini pihaknya menjual dengan harga terjangkau, yaitu sekitar Rp 23.000 per kemasan ukuran 130 gram. Untuk kemasan produk ini, sengaja dibentuk menarik dan mewah.
"Melalui upaya ini, saya yakin ke depan ada banyak konsumen yang mau membeli produk Sambel Tumpang Instan ini," katanya.
Terlebih lagi, lanjut Ayu, dalam mengolah sambel tersebut maka setiap konsumen sangat dimudahkan. Mereka cukup mencampur semua bahan di kemasan ini dengan air panas sesuai takaran.
Kemudian, melalui kekhasan rasanya, diyakini produk ini dapat dinikmati dengan disandingkan berbagai makanan dan suasana apa pun. Misalnya ditambahkan nasi hangat, kerupuk pasir atau kerupuk upil, aneka sayur, maupun rempeyek.