REWARD : Pemerintah Kota Kediri diwakili Kadin P3AP2KB, Sumedi menerima penghargaan KLA Tingkat Madya (duta.co/Nanang Priyo)
KEDIRI | duta.co -Bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2018 dan Peringatan Hari Jadi ke – 1139, Kota Kediri berhasil menyabet predikat Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Madya. Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Yohana Susana Yambise, mewakili Presiden Joko Widodo.
Piala dan piagam penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Kota Kediri diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB) Kota Kediri, Sumedi. Bertempat di Dyandra Convention Center Jl. Basuki Rachmat Kota Surabaya, Senin (23/7) malam.
Dengan penghargaan ini artinya Kota Kediri berhasil mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas untuk mewujudkan program nasional Indonesia Layak Anak (IDOLA) di Tahun 2030. Bila tahun lalu, meraih prestasi Pratama, maka pada tahun ini naik menjadi Madya dan diharapkan pada tahun depan, seiring perjalanan waktu mampu mewujudkan kota yang sangat layak bagi seluruh warganya.
Rasa syukur dan kebahagiaan ini patut menjadi kebanggaan bersama, atas kerja keras dan sinergi seluruh elemen di tubuh pemerintah kota. Tentunya, tidak lepas dukungan sejumlah lembaga peduli anak, satuan tugas dan keberadaan media, mampu menjadikan Kota Kediri dianggap pemerintah pusat melalui Kementeriaan PPPA, terus melakukan perbaikan diri.
Menurut Sumedi, soal perlindungan anak dan perempuan merupakan bagian penting yang harus menjadi perhatian bersama seluruh stakeholder, bukan hanya dari unsur pemerintah semata. “Jadi kegiatan advokasi dan sosialisasi tersebut memiliki peran penting”, ujarnya.
Lebih lanjut Sumedi menyampaikan dalam pelaksanaan pembangunan KLA diperlukan komitmen dan sumberdaya, baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha secara terencana dan berkelanjutan. “Dalam KLA tertuang kebijakan program, dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak, sehingga sangat penting untuk menjadi kota sebagai KLA”, pungkasnya.
Dalam kata sambutannya, Menteri PPPA menjelang pemberian anugerah, dengan tema Gesit Empati Berani Unggul Sehat (GENIUS), atas nama pemerintah pusat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur atas digelarnya rangkaian acara diawali di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan.
“Saya sampaikan selamat kepada penerima penghargaan dan juga kepada kepala daerah yang menerima penghargaan. Harapannya agar terpacu untuk mewujudkan Kota Layak Anak,” jelasnya.
Bahwa di Indonesia belum ada kota yang layak untuk anak, hanya tingkat utama pada 2 kota di Indonesia. Selanjutnya pemerintah menargetkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada Tahun 2030. “Wujud Idola ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Jokowi,” jelas Menteri Yohana.