Kediri (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, meraih predikat kota layak anak (KLA) tingkat madya, naik ketimbang sebelumnya yang hanya tingkat pratama.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB) Kota Kediri Sumedi mengemukakan soal perlindungan anak dan perempuan merupakan bagian penting yang harus menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kebijakan, sehingga bukan hanya dari unsur pemerintah semata.

"Perlindungan anak dan perempuan jadi perhatian bersama dengan seluruh pemangku kebijakan. Jadi kegiatan advokasi dan sosialisasi tersebut memiliki peran penting," kata Sumedi di Kediri, Selasa.

Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan kado dalam Hari Anak Nasional (HAN) 2018 dan menjelang Hari Jadi Ke-1139 Kota Kediri, dimana telah berhasil menyabet predikat kota layak anak (KLA) tingkat madya.

Dengan penghargaan tersebut, Kota Kediri berhasil mempertahankan predikat KLA yang telah diraih pada 2015 dan 2017, bahkan naik dari tingkat pratama menjadi tingkat madya.

Lebih lanjut Sumedi juga mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan KLA juga diperlukan komitmen dan sumber daya, baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha secara terencana dan berkelanjutan. Dirinya berharap, partisipasi masyarakat juga semakin meningkat seiring dengan capaian penghargaan itu.

"Dalam KLA tertuang kebijakan program, dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak, sehingga sangat penting untuk menjadi kota sebagai KLA," kata dia.

Di Kota Kediri, juga terdapat kampung layak anak, salah satunya di Kelurahan Mojoroto, Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri. Sejumlah kelurahan bahkan juga membuat taman bermain anak, sebagai upaya memberi ruang bermain anak salah satunya di Kelurahan Jamsaren.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik beragam program kampung layak anak tersebut, sebab sangat berdampak positif bagi tubuh kembang anak. Terlebih lagi, di Kota Kediri lahan semakin sempit, sehingga ruang gerak untuk anak-anak bermain bisa ikut sempit juga.

Untuk itu, pemerintah berupaya keras membuat beragam tempat yang ramah anak, misalnya taman kota. Dengan itu, anak-anak bisa bermain.

Wali Kota juga mengimbau agar semua elemen masyarakat ikut berpikir supaya anak-anak yang ada di Kota Kediri bisa belajar dengan aman, nyaman dan dapat tumbuh dan berkembang sesuai usianya. Selain itu, orang tua juga diminta untuk selalu mendampingi anak-anaknya ketika belajar.