Seniman Graffiti-Mural Pamer Karya Seni di Parkiran Goa Selomangleng Kediri

Kediri Dalam Berita | 27/08/2018

 
 
Seniman Graffiti-Mural Pamer Karya Seni di Parkiran Goa Selomangleng Kediri
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar membuka Pameran Seni Graffiti dan Mural di halaman Parkir Wisata Goa Selomangleng, Minggu (26/8/2018). Kegiatan ini dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1139.

"Graffiti Mural di masyarakat dinilai 'liar'. Untuk itu pemerintah kota mencoba mewadahi kreatifitas para seniman ini untuk bisa terarah. Bukan artinya kita mengekang,  maksudnya agar bisa terarah skaligus speace yang mereka gunakan tidak berserakan tanpa warna," kata Nur Muhyar.

Ada 12 kelompok seniman mural yang dilibatkan. Mereka memamerkan karya-karyanya di dinding parkiran obyek wisata budaya Goa Selomangleng. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kediri dalam memfasilitasi para seniman graffiti mural.

"Kami berharap bisa menginspirasi generasi muda lebih mempersiapkan diri selaku pemilik masa depan. Tidak hanya dengan pendidikan, tetapi harus punya pengalaman dalam kegiatan seni, ekonomi dan kebudayaan," jelas mantan Camat Mojoroto ini.

Masih kata pejabat yang pernah duduk di kursi Kabag Humas Pemkot Kediri ini, generasi muda juga harus pandai mempublish dirinya maupun kotanya agar lebih dikenal orang lain. Dengan demikian akan membawa manfaat besar bagi dirinya dan kotanya.

Tema yang diusung dalam pameran Seni Graffiti dan Mural ini adalah Kediri Culture. Hal ini sangat beralasan mengingat Kota Kediri adalah kota tua yang memiliki sejarah panjang dengan kejayaan masa lalu. 

"ini menjadi suatu kebanggaan jika hal ini tumbuh pada generasi muda. Kita tidak mau berandai-andai untuk bisa mengulang kejayaan masa lalu. Namun tentunya masa lalu menjadi kan rasa bangga untuk mensuport kita untuk berkreasi dan beraktifitas kedepanya," tegasnya.

Sementara selain seniman graffiti dan mural,  sebanyak 32 stand UMKM dari karang taruna juga turut meramaikan kegiatan yang berada di obyek wisata andalan Kota Kediri ini.