
KBRN, Kediri: Pemerintah Kota Kediri memberikan kesempatan kepada belasan senimangraffiti (mural) untuk memamerkan karyanya di tembok halaman Parkir Wisata Gua Selomangleng, dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke 1139.
Setidaknya, ada 12 kelompok seniman mural yang dilibatkan guna memamerkan karya-karyanya di dinding Parkiran Wisata Gua Selomangleng, pada Minggu (26/8/2018).
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora ) Kota Kediri, Nur Muhyar, kegiatan ini untuk memukau masyarakat maupun pengunjung yang menyaksikan acara tersebut.
“Bukan artinya kita mengekang, maksudnya agar bisa terarah skaligus speace yang mereka gunakan tidak berserakan tanpa warna,” ungkapnya saat membuka.
Menurutnya, dengan kegiatan tersebut diharapkan bisa menginspirasi agar generasi muda lebih mempersiapkan diri selaku pemilik masa depan. Tidak hanya berbekal dengan pendidikan melainkan harus punya pengalaman dalam kegiatan seni, Ekonomi dan kebudayaan.
“Dan mereka juga harus pandai mempublish dirinya maupun kotanya agar lebih dikenal orang lain, karena ini akan membawa manfaat besar bagi dirinya dan kotanya,” terangnya.
Nur Muhyar juga menyampaikan, jika tema yang diusung dalam pameran seni graffiti dan mural ini adalah Kediri Culture. Hal ini sangat beralasan, mengingat Kota Kediri adalah kota tua yang memiliki sejarah panjang dengan kejayaan masa lalu.
“Ini menjadi suatu kebanggaan jika hal ini tumbuh pada generasi muda, kita tak mau berandai andai untuk bisa mengulang kejayaan masa lalu, namun tentunya masa lalu menjadi kan rasa bangga untuk mensuport kita untuk berkreasi dan beraktifitas kedepanya,” pungkasnya
Sekedar diketahui, selain Seniman Graffiti dan Mural, juga terdapat 32 stand UMKM dari Karang Taruna yang juga turut meramaikan kegiatan yang bertempat di obyek wisata andalan Kota Kediri ini.