Hari Pertama Ikuti Pameran Semipro Produk Unggulan Kediri Tahu Kuning dan Kripik Tahu Ludes Diborong

Kediri Dalam Berita | 30/08/2018

logo Jatim TIMES

?

Drs. Setyohadi Selaku wakil bidang usaha UMKM Kadin Kota Kediri yang mendampingi pelaku usaha UMKM mengikuti pameran di Kota Probolinggo ketika menunjukkan UMKM Kota Kediri. (Foro: Ist)
Drs. Setyohadi Selaku wakil bidang usaha UMKM Kadin Kota Kediri yang mendampingi pelaku usaha UMKM mengikuti pameran di Kota Probolinggo ketika menunjukkan UMKM Kota Kediri. (Foro: Ist)

JATIMTIMES, KEDIRI –  Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tenaga Kerja (UMTK) Kota Kediri dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Kediri menggalakkan promosikan produk-produk unggulan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah UMKM. Salah satunya dengan mengikuti Pameran Produk UMKM event Semipro (Seminggu di Probolinggo) yang ke 10 tahun 2018 di Alun-Alun Kota Probolinggo Senin (27/08/2018).

Pelaku UMKM di Kota Kediri memamerkan produk unggulan yakni Tenun Ikat Produk warga Kelurahan Bandar Kidul, Tahu Kuning dan olahan dari produk warga Kelurahan Tinalan dan Sambal Tumpang produk warga dari kelurahan Kelurahan Pojok.

"Kami memamerkan sejumlah produk-produk unggulan di probolinggo" Kata Drs. Setyohadi Selaku wakil bidang usaha UMKM Kadin Kota Kediri yang mendampingi pelaku usaha UMKM di Kota Probolinggo saat dihubungi melalui Ponselnya, Senin (27/08/2018) Sore.

Menurut Setyohadi produk yang paling diminati adalah yang khas. Jika makanan dan minuman dari kota kediri, ya tahu kuning dan varianya. Kalau produk yang lain seperti kripik tempe danlain sebagainya banyak daerah yang juga membikin dan menurutnya kurang diminati. 

"Hari pertama tahu kuning dan kripik tahu produk Kota Kediri sudah ludes diborong pembeli. Dan besok rencananya akan dikirim lagi tahu kuning melalui bus setiawan" jelas Setyohadi.

Masih lanjut Setyohadi , sebenarnya perhatian Pemerintah Kota Kediri kepada para pelaku UMKM melaui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tenaga Kerja (UMTK) sangat tinggi. Salah satunya dengan mendirikan klinik UMKM yang digunakan sebagai bentuk pendampingan kepada pelaku UMKM untuk dapat berkembang.

"Pemerintah Melalui Dinkop dan UMTK memberikan dana bergulir bagi para pelaku UMKM dengan bunga yang cukup rendah. Bantuan dana bergulir ini dapat digunakan untuk penguatan permodalan usaha para pelaku usaha," Jelas Setyohad