Kediri (Antaranews Jatim) - Kegiatan Bursa Kerja 2018 digelar oleh Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, sebagai upaya dari pemerintah untuk mempertemukan antara perusahaan dengan masyarakat yang hendak mencari kerja, dengan harapan semakin menekan tingkat pengangguran di kota ini.
"Tentu Pemerintah Kota Kediri akan berupaya dan berevaluasi terus untuk selalu mengadakan busa kerja seperti ini, sehingga mendekatkan pekerjaan ini kepada rekan-rekan yang mencari pekerjaan," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Rabu.
Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri, setelah kegiatan peresmian bursa kerja tersebut mengatakan mengatakan selama ini pemerintah kota juga telah berhasil menurukan angka pengangguran terbuka yang ada di Kota Kediri, kurang lebih sebesar 50 persen, dimana yang pada awalnya sebesar 8,46 persen kini hanya menjadi 4,68 persen.
Pihaknya juga mendukung penuh kegiatan ini. Masyarakat, baik dari Kota Kediri maupun luar kota bisa mencari beragam informasi tentang pekerjaan yang diinginkan. Mereka juga bisa wawancara langsung ataupun menunggu informasi lebih lanjut dari perusahaan untuk keperluan wawancara kerja.
Lebih lanjut, Mas Abu mengatakan untuk mengurangi pengangguran di Kota Kediri, selain diadakan bursa kerja yang merupakan sektor formal, juga terdapat usaha lainnya, yakni dari sektor informal dimana umkm juga digerakkan dengan diberikan pelatihan-pelatihan kerja dan bantuan modal lewat dana bergulir.
Kegiatan bursa kerja ini selain agenda rutin setiap tahun, sekaligus memeriahkan acara Hari Jadi Ke-1139 Kota Kediri. Acara ini juga sengaja digelar di Balai Kota Kediri, sselama dua hari, yakni 5-6 September 2018.
Dalam acara ini, terdapat 62 perusahaan baik dari Kota Kediri maupun luar Kota Kediri yang ikut bursa kerja. Beberapa dari perusahaan itu adalah dari perbankan, retail, manufaktur, kesehatan, pertanian, dan edukas. Dari jumlah perusahaan tersebut, terdapat lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan ditujukan untuk pencari kerja mulai lulusan SMA sederajat sampai dengan S1.
Ratusan masyarakat yang merupakan pencari kerja juga langsung memadati bursa kerja tersebut. Mereka juga membawa beragam kelengkapan untuk melamar kerja, misalnya profil pribadi, dan ijazah terakhir. Mereka juga sangat antusias, terlebih lagi dalam kegiatan ini tidak dipungut biaya apapaun alias gratis.
Dalam pembukaan yang berlangsung di Balai Kota Kediri tersebut, selain Wali Kota Kediri, turut hadir juga Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu HS, Asisten Administrasi Umum Maria Karangora, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, dan Kepala Kantor Kecamatan yang ada di Kota Kediri.

