
KBRN, Kediri: Mulai saat ini, pelaku perbankan di Kediri membuka layanan penukaran kartu ATM lama dengan ATM baru berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Menurut Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Nasrullah, dibukanya layanan penukaran kartu ATM lama dengan kartu ATM berlogo GPN, seiring dilaksanakannya Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN.
"Upaya ini sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar perbankan internasional. Yang mana, Indonesia dapat menjadi penerbit kartu autodebet, terutama ATM dengan proses di dalam negeri," kata Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Nasrullah, di Kediri, Senin (17/9/2018).
Dengan langkah inilah, ungkap dia, maka pemerintah menjamin data dan keamanan transaksi nasabah. Bahkan, sekaligus menghindari terjadinya kasus kejahatan perbankan pada masa mendatang.
Untuk di Kota Kediri, pada masa sekarang ada 8 pelaku perbankan yang mulai membuka layanan bagi masyarakat. Khususnya mereka yang akan menukarkan kartu ATM lamanya, dengan kartu ATM baru berlogo GPN.
"Untuk layanan di kantor cabang perbankan, dimulai tanggal 17 September hingga 21 September 2018," katanya.
Selain itu, tambah dia, pelaku perbankan ini juga bakal membuka stan di kantor pemerintahan. Misalnya di Kantor Pemerintah Kota Kediri pada 18-19 September 2018. Kemudian, di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada 20-21 September 2018.
"Kami yakin, upaya ini makin memudahkan masyarakat melakukan transaksi di berbagai kanal pembayaran atau merchant," katanya.
Terkait antusias masyarakat, dia menilai, sejauh ini memang belum terlalu besar. Lantaran, baru sejumlah kalangan perbankan yang terlihat menukarkan kartu lamanya, baik pegawai bank iti sendiri maupun pimpinan perbankan setempat.
"Untuk menukarkan kartu ATM lama, masyarakat cukup datang di kantor bank terdekat, sesuai dengan lembaga perbankan yang mengeluarkan kartu ATM mereka. Syaratnya, mereka cukup membawa KTP dan kartu lama mereka, dan penukaran ini sifatnya gratis," katanya.