
KBRN, Kediri: Demi menyambung hidup, sejumlah anak jalanan di Kota Kediri dibekali keterampilan usaha dan mulai berbenah menjadi pebisnis.
Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bagi mereka.
"Siapa pernah menyangka sejumlah anak jalanan di Kota Kediri, yang dulu dipandang sebelah mata, karena hidup di jalanan, berteman dengan debu dan asap kendaraan bermotor serta berpenampilan semaunya, kini berbenah. Bahkan mereka tak hanya tampil rapi, tetapi juga telah membuka usaha waralaba demi menyambung hidupnya," kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Nurkhamid, saat mengenalkan pendirian usaha waralaba bagi sejumlah anak jalanan, di Kota Kediri, Sabtu (13/10/2018).
Menurut dia, hal ini dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Kediri. Langkah ini bertujuan agar mereka bisa lebih berdaya, dan tidak lagi kembali hidup di jalanan. Namun untuk mencetak anak jalanan menjadi seperti sekarang, pemda setempat membutuhkan waktu antara 2 hingga 3 tahun lamanya.
Tapi setelah mendapatkan pembinaan, mereka diberdayakan dengan diberi pekerjaan dan dibukakan usaha waralaba makanan, dan juga minuman kaki lima. Nurkhamid meyakini, dengan membuka usaha pedagang kaki lima (PKL) ini, pendapatan para anak jalanan ini bakal lebih baik, daripada mereka hidup di jalanan.
Sementara itu, bentuk usaha ini berupa waralaba sosis bakar, sosis telur, minuman teh, hingga jasa biro perjalanan atau travel.
Pembukaan waralaba ini, juga didukung oleh bantuan para donatur, yang memberikan sejumlah rombong PKL. Untuk pendirian usaha perdana ini, para anak jalanan diizinkan berdagang, di Markas Komando Satpol PP Kota Kediri, yang berada di Jalan Veteran Kota Kediri.
Ke depan, juga akan ada satu tempat usaha di Jalan Tembus Kaliombo, Kota Kediri yang bisa dimanfaatkan oleh anak jalanan untuk membuka usaha dan bisnisnya. Sementara, Ani Rahayuning, salah satu anak jalanan di Kediri, yang memperoleh bantuan rombong PKL, mengaku, sangatlah senang. Hal ini karena dia berubah, menjadi orang yang lebih baik, bersih dan memiliki kemandirian ekonomi.
"Kami terima kasih kepada Pemkot Kediri dan para donatur. Semoga usaha ini terus lancar, dan bermanfaat pada peningkatan ekonomi kami ke depan," katanya.