Investasi Melampaui Target, Pemkot Kediri Yakin Perluas Lapangan Pekerjaan

Kediri Dalam Berita | 16/10/2018

  • Investasi Melampaui Target, Pemkot Kediri Yakin Perluas Lapangan Pekerjaan
 
 

KBRN, Kediri : Selama tahun 2018, Pemerintah Kota Kediri memiliki target nilai investasi senilai Rp 4,4 triliun. Namun pencapaian hingga Oktober ini, terwujud Rp 4,6 triliun.

"Angka ini didominasi oleh investasi dari sektor jasa dan perdagangan," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, di Kota Kediri, Senin (15/10/2018).

Dia membenarkan, bahwa realisasi penanaman modal di Kediri, ada kelebihan sekitar Rp 200 miliar dari target investasi tahun ini. Dengan demikian, Kota Tahu, Kediri dapat dikatakan memiliki daya tarik lebih bagi investor.

"Tiap tahun, daya tarik Kota Kediri sebagai The Service City, makin menjadi magnet tersendiri bagi para penanam modal, seperti halnya, perusahaan di sektor perdagangan dan jasa," katanya.

Kondisi ini, tampak dari kehadiran investor di bidang perlengkapan rumah, yakni Ace Hardware dan Informa Furnishing, yang kini membuka gerai di Kediri. Bahkan sebelumnya, di bidang ritel, maupun pelaku usaha perbelanjaan dengan brand Transmart juga mengembangkan bisnisnya di kota ini.

"Kini, tampak sejumlah klinik kecantikan juga telah mendirikan usahanya di Kota Kediri," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, Pemerintah Kota Kediri terus berupaya memberi kemudahan bagi munculnya investor baru, terutama masyarakat yang ingin membuka usaha.

"Langkah ini diwujudkan dengan,Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu/ PTSP. Yang mana, masyarakat bisa mengurus perizinan usaha secara online dan mandiri, sehingga bebas dari praktik calo," katanya.

Dengan komitmen ini pula, maka ke depan di Kota Kediri dapat makin bermunculan lapangan kerja baru. Khususnya diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja.