Reporter: Ellya Destiara Permata
Kediri today, Kota Kediri Jawa Timur berhasil menekan angka pengangguran terbuka di bawah provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2018 angka pengaungguran di kota Kediri sebesar 3,63% sedangkan angka pengangguran di provinsi Jawa Timur sebesar 3,99%. Rilis tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T. Brahmana di Command Center Balaikota Kediri. (7/1)
Ellyn mengungkapkan jumlah penduduk miskin di Kota Kediri mengalami penurunan signifikan dari tahun 2017 yang menyentuh angka 8,49%. Penurunan kemiskinan di Kota Kediri pada tahun 2018 ini, berada di bawah capaian nasional sebesar 9,82% dan capaian Jawa Timur sebesar 10,98%. Sementara untuk tingkat pengangguran terbuka Kota Kediri mengalami penurunan sebesar 1,05% jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang berada diangka 4,68%. Selain itu, pada tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Kota Kediri non industri tembakau mencapai 7.02% atau meningkat sebesar 0,80% dari tahun sebelumnya sebesar 6,22%. Sedangkan, laju inflasi Kota Kediri tahun 2018 sebesar 1,97% (yoy) atau lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 3,44%(yoy). Bahkan inflasi Kota Kediri tahun 2018 terendah se Jawa –Bali.
Sementara itu, Abdullah Abu Bakar menyampaikan bahwa sejak beberapa tahun lalu Pemerintah Kota Kediri terus memberikan program-program yang dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran terbuka. Beberapa program dan inovasi Pemerintah Kota Kediri antara lain, BLSM, RS-RTLH, santunan kematian, rastrada, OPM, santunan anak yatim, bansos bagi orang dengan kecacatan berat, Jamkesda, ASLUT, beasiswa warga miskin, sekolah gratis, beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi, seragam gratis, English Massive, program kewaspadaan pangan dan keamanan pangan, Prodamas, Gemakiba, bantuan akomodasi bagi keluarga pasien, dan home visit.
Mas Abu juga mnambahkan bahwa Pemerintah kota Kediri memudahkan perijinanbagi investor yang akan membuka usaha di kota Kediri, “Kita buka perijinan selebar-lebarnya dan tentunya harus memenuhi syarat. Tenaga kerjanya bisa mengambil dari Kota Kediri,” imbuhnya.
Selain program-program yang telah dilaksanakan, Pemerintah kota Kediri juga mencapai berbagai indicator, diantaranya pertumbuhan ekonomi, menurunnya angka kemiskinan, serta meningkatkan investasi di kota Kediri.
