Menristekdikti Mengisi Kuliah Umum di Poltek Kediri

Kediri Dalam Berita | 11/01/2019

 

Reporter: Ellya Destiara Permata

Kediri today, Walikota Kediri Jawa Timur Abdullah Abu Bakar membuka kuliah umum yang bertemakan “Mempersiapkan Generasi Muda Indonesia Dalam Era Industri”. Acara tersebut digelar di Gedung A Kampus II Politeknik Kediri. (10/1)

Pada acara tersebut Abdullah Abu Bakar atau yang akrab disapa mas Abu mengatakan bahwa Poltek Kediri merupakan sebuah gagasan dari Pemerintah kota Kediri pada zaman walikota Maschut yang bertujuan untuk memajukan kualitas pendidikan di kota Kediri. Pemkot Kediri akan terus mendorong Poltek Kediri agar semaikin baik, “Kita dari Pemkot Kediri terus mendorong Poltek Kediri agar menjadi semakin bagus. Mahasiswa disini juga sudah diakui oleh perusahaan-perusahaan, banyak yang sebelum lulus ini sudah di booking dan ada beberapa yang kerjasama dengan UMKM di Kota Kediri dalam bidang mesin produksi dan publikasi usaha”, ujarnya.

Dalam acara yang sama, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia Mohamad Nasir yang juga menjadi narasumber dalam acara tersebut menjelaskan saat ini SK PSDKU Polinema sudah dalam proses. “Saat ini kita memang sedang mengembangkan pendidikan vokasi yang ada di politeknik seluruh Indonesia, salah satunya adalah di Kediri ini. Semoga penegrian Poltek Kediri bisa segera terwujud dengan program PSDKU dengn Politeknik Negeri Malang”, paparnya.

Pada akhir acara, M Nasir meminta mahasiswa yang memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi di tiap jurusan untuk maju. Berjajarlah Ratna Indah Sari dari jurusan Akuntansi yang memiliki IPK 3,71, kemudian Azhar dari jurusan Perawatan dan Perbaikan Mesin dengan IPK 3,69, Dodi Mahera dari jurusan Perawatan dan Perbaikan Mesin dengan IPK 3,5 dan M Dhimas dari jurusan Teknik Informatika dengan IPK 3,5. Selain itu ada juga Mega Larasati yang merupakan mahasiswa asal terjauh dari Kota Kediri yaitu dari Biak Papua juga maju di samping Menristekdikti itu. Kelima mahasiswa beruntung ini masing-masing mendapatkan hadiah berupa laptop dari Menristekdikti untuk meningkatkan semangat dalam belajar untuk lebih baik.