
KBRN, Kediri: Pada tahun 2019, kampus Politeknik (Poltek) di Kota Kediri ditargetkan segera menyandang status negeri. Hal ini seiring dengan kelengkapan syarat administrasi yang kini sedang diproses di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi/ Kemenristek Dikti RI.
"Saat ini, memang status Politeknik Kediri ini masih milik pemerintah daerah. Namun, nantinya dengan turunnya SK Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dari Menristek Dikti RI maka ke depan Poltek Kediri akan satu manajemen dengan Polinema Malang," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, usai menghadiri Kuliah Umum di Poltek Kediri, Kamis (10/1/2019).
Ke depan, ungkap dia, dengan peralihan fungsi ini, maka penyaluran dana hibah yang selama ini dialokasikan oleh Pemkot Kediri, secara otomatis akan berhenti. Kemudian, segala hal yang berkaitan dengan masalah pendanaan akan diambil alih oleh Polinema Malang.
"Kami ingin pendidikan vokasi di Kota Kediri makin berkembang. Salah satunya, dengan memandirikan Poltek Kediri dan meningkatkan statusnya menjadi negeri, sehingga pendanaan bisa langsung dianggarkan dari rencana anggaran Polinema Malang," katanya.
Menanggapi hal ini, Direktur Poltek Kediri, Bambang Soekodiono, berharap, perubahan status negeri ini segera terwujud. Tujuannya, supaya kualitas SDM masyarakat di Kota Kediri semakin meningkat, seiring bertambahnya jumlah kampus negeri.
"Saat ini, semua syarat administrasi untuk perubahan status negeri sudah siap, termasuk dari sisi program studi (prodi) yang ada sebanyak 3 prodi juga telah memenuhi standar sebagai negeri. Kami tinggal menunggu SK PSDKU dari Kemenristek Dikti RI," katanya.
Namun, lanjut dia, sebelum SK PSDKU ini dikeluarkan, pihaknya meminta agar Kemenristek Dikti RI segera mendorong Polinema Malang untuk mempersiapkan anggaran dana guna menunjang biaya operasional Poltek Kediri saat beralih status negeri.
"Kalau selama di bawah naungan Pemkot Kediri, kami menerima anggaran sekitar Rp 2 miliar hingga Rp 2,9 miliar per tahun dan diperuntukkan bagi pendanaan kampus 1 Poltek Kediri di Jalan Mayor Bismo. Tapi, dengan status negeri dan adanya pengembangan kampus 2 Poltek di Jalan Lingkar Maskumambang Kediri maka anggaran operasionalnya bisa lebih," katanya.
Dengan demikian, kata dia, pada masa mendatang, bisa saja akan ditambah program studi baru di Poltek Kediri. Bahkan termasuk dibukanya program studi S2 di kampus ini.
"Pada masa mendatang, bagi masyarakat Kediri yang ingin kuliah di kampus negeri, mereka cukup mendaftar di kampus ini dan tidak perlu ke Malang. Tapi, kualitas pendidikannya tidak perlu diragukan lagi karena memang lulusan Polinema Malang telah dijamin memiliki kredibilitas dan kompetensi yang tinggi untuk pendidikan vokasi," katanya.
Sementara itu, di lokasi yang sama, Menristek Dikti RI, Mohamad Nasir, meyakini, dalam waktu dekat SK PSDKU untuk status negeri Poltek Kediri bersama Polinema Malang akan segera turun. Dengan begitu, hal tersebut bakal mendukung program Pemerintah Pusat dalam menumbuhkan jumlah lembaga pendidikan vokasi, terutama politeknik yang berstatus negeri di Indonesia.