Kediri (ANTARA) - Wali Kota Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta para pegawai di Kota Kediri, Jawa Timur, cermat dalam penyusunan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), sebab dengan laporan ini nantinya akan menjadi target dari program yang akan dijalankan dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depannya.
"Harus merencanakan secara seksama, sekaligus nanti akan saya evaluasi targetnya yang realistis. Ini bukan cuma administrasi saja. Kita harus menekankan 'outcome' (dampak) dari program-program kita kepada masyarakat, termasuk pelayanan yang diberikan," katanaya di Kediri, Rabu.
Ia mengatakan, masyarakat juga semakin memberikan berbagai informasi yang baik. Berbagai hal saat ini dilaporkan baik yang besar maupun kecil, sehingga hal itu harus terus dijaga.
"Sekarang masyarakat hal kecil sudah dilaporkan. Masyarakat sudah punya kepercayaan kepada pemerintah. Ini tidak boleh dimainkan. Mereka punya harapan besar terhadap pemerintah, sehingga jangan main-main sama pelayanan dan harus serius dalam bekerja," tegas dia.
Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga menerangkan bahwa akuntabilitas kinerja instansi pemerintah juga semakin meningkat.
"Dulu awal saya masuk pemerintah kota, SAKIP masih di nilai C, alhamdulillah sekarang sudah BB. Nanti tahun 2022 semoga bisa jadi A. WTP juga empat tahun ini dapat, semoga bisa dapat terus," kata Mas Abu.
Dalam kesempatan yang sama, Mas Abu juga menekankan untuk data yang dilaporkan dalam LKPJ harus benar-benar selaras. Karena ke depannya semua data akan dipusatkan di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbang) Kota Kediri dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri. Data-data tersebut akan diolah secara urut agar bisa dilihat oleh masyarakat, seperti jumlah angka pertumbuhan penduduk, angka kematian bayi dan ibu hamil dan data-data lainnya.
"Datanya harus berkesinambungan dan kita evaluasi program dari data," ujarnya.
Dalam kegiatan yang digelar di Balai Kota Kediri tersebut, selain dihadiri Wali Kota, juga Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, serta para pegawai di lingkugan pemerintah kota ini.

